Kecelakaan Lalu Lintas

Kronologi Kecelakaan Maut, Motor Gagal Menyalip hingga Tabrakan, Ayah dan Bayinya Tewas

Editor: Tirza Ponto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Terjadi kecelakaan maut di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Selasa (26/12/2023).

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Selasa (26/12/2023).

Lokasi tepatnya kejadian nahas ini terjadi di Jalan Nasional Desa Mekarjaya, Kecamatan Angsana, Tanah Bumbu.

Insiden kecelakaan maut ini melibatkan dua sepeda motor dan truk tronton.

Akibat kecelakaan maut itu dua orang tewas.

Kronologi kecelakaan

Kepala Seksi Humas Polres Tanah Bumbu, Iptu Jonser Sinaga mengungkap kejadian nahas ini.

Saat itu, sepeda motor dikendarai oleh satu keluarga bermaksud mendahului truk tronton yang ada di depannya.

Akan tetapi, dari arah berlawan tiba-tiba muncul sepeda motor lainnya sehingga membuat tabrakan tak terhindarkan.

"Kejadian itu mengakibatkan dua orang tewas dan seorang lainnya selamat," ujar Jonser dalam keterangannya yang diterima Kompas.com, Selasa.

Kedua korban tewas, kata Jonser, adalah ayah dan bayinya yang baru berusia 1 tahun, sementara ibu bayi selamat walaupun menderita sejumlah luka.

"Bayi korban sempa dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan namun tidak selamat," jelasnya.

Jonser menambahkan, untuk pengendara sepeda motor lainnya juga menderita luka dan saat ini masih menjalani perawatan.

"Untuk penyebab pasti kecelakaan kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Cara Menghindari Kecelakaan

Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.

“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.

Kesadaran ini membuat pengemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Baca berita lainnya di: Google News

Berita Terkini