Gempa Sulawesi Utara

Ini Penyebab Sulawesi Utara Sering Diguncang Gempa

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyebab Sulut sering diguncang gempa.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan 6.0 terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur atau Boltim Provinsi Sulawesi Utara atau Sulut.

Guncangan malam ini Pukul 19.48 Wita Jumat 4 Agustus 2023.

Guncangan di kedalaman 10 km.

Titik koordinat gempa di 0.21 LS 125.03 BT.

Pusat gempa di 117 km Tenggara Tutuyan Boltim Sulut.

Info BMKG gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI.

Saran BMKG.
Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi.

(BMKG)

Gempa Sering Terjadi di Sulut, Tapi Tak Dirasakan Masyarakat

Berikut penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulut tentang gempa yang sering terjadi di Sulut.

(penjelasan BMKG disampaikan tahun 2022)

Meski terletak di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) Stasiun Geofisika Manado Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulut memiliki wilayah pantauan yang luas.

Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Manado BMKG Sulut Edward Henry Mengko.

"Kami sebagai Pusat Gempa Bumi Regional X yang mencakup Kalimantan Barat bagian utara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulut, Sulawesi Tengah (Sulteng) bagian utara, Gorontalo, seluruh bagian Pulau Halmahera sampai bagian utara dari Papua Barat. Bagian selatan Mindanao, Filipina juga masih kami pantau," tutur Edward, Jumat (21/1/2022).

Untuk wilayah Sulut, Edward mengungkapkan adalah salah satu daerah yang aktivitas kegempaannya sangat tinggi.

Setiap hari di sekitar wilayah Sulut terjadi gempa bumi meskipun tidak selalu dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Bahkan kalau dilihat dari sejarah ada beberapa gempa bumi yang kekuatannya cukup signifikan sampai di atas 7 SR," sambung Edward.

Sumber-sumber gempa bumi kuat di Sulut berada di wilayah perairan antara Sulut dan Maluku Utara yang memanjang ke utara hingga Kepulauan Talaud, Sulut.

Pusat gempa bumi di sekitar wilayah Sulut lainnya adalah mulai dari Tolitoli, Sulteng, utara Gorontalo, utara Bolaang Mongondow (Bolmong), dan utara Minahasa Selatan (Minsel) dekat perairan Teluk Amurang dan Teluk Manado.

"Sumber yang ketiga berada di bagian selatan Pulau Mindanao.

Kemudian yang keempat cukup besar, yaitu di sebelah timur laut Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud karena ada subduksi lempeng Laut Filipina," kata Edward.

Sumber-sumber tersebut bisa mengeluarkan gempa bumi dengan kekuatan cukup signifikan yang bisa berpotensi tsunami.

"Selalu kami pantau, kalau kekuatan gempanya benar-benar signifikan bisa berpotensi menimbulkan tsunami," tutup Edward. (Isvara)

(tribunmanado.co.id)

 

Berita Terkini