TRIBUNMANADO.CO.ID - Menparekraf Sandiaga Uno menjadi figur ideal untuk mengisi kursi cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, apabila PDIP mengikuti usulan dari PPP.
Diketahui Ganjar Pranowo merupakan capres usungan PDIP.
PDIP dan partai koalisi kini masih melakukan seleksi sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) bagi Ganjar Pranowo untuk kontestasi Pilpres 2024 mendatang.
Nama Sandiaga Uno yang dikabarkan segera bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), masuk daftar PDIP sebagai bacawapres Ganjar Pranowo.
Adapun PPP merupakan partai koalisi PDIP di pemilihan RI 1 pada Februari 2024 mendatang.
DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pun memberikan usulan kepada PDIP terkait figur ideal cawapres Ganjar Pranowo.
Kebutulan, Sandiaga Uni menjadi sosok yang ideal karena seperti kriteria yang dimaksud PPP.
Diketahui, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi alias Awiek mengusulkan cawapres ideal untuk mendampingi bacapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 harus berasal dari kalangan Islam dan orang luar pulau Jawa.
Sebagaimana, Sandiaga Uno adalah figur tokoh nasional yang berasal dari luar Jawa.
Bahkan Sandiaga memiliki darah keturunan dari dua daerah luar Jawa.
Namun Achmad Baidowi tidak menyatakan bahwa Sandiaga Uno lah figur yang dimaksudnya.
Achmad Baidowi hanya menegaskan figur cawapres Ganjar Pranowo harus bisa saling melengkapi dan bisa mendongkrak kemenangan untuk capres usungan PDIP itu.
"Soal komposisi cawapres saya sepakat harus dari calon wakil presiden yang bisa melengkapi, menopang kemenangan Pak Ganjar,
dalam hal ini cawapresnya harus dari kalangan Islam. Harus dari kalangan Islam," kata Awiek di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6/2023).
Achmad Baidowi menjelaskan, cawapres Ganjar dari luar Jawa juga sangat penting, mengingat pemilih ada sekitar 60 persen dari luar Jawa.
"Terus kemudian luar Jawa juga perlu, karena kan konsentrasi pemilih hari ini memang 60 persen di Luar Jawa," ujarnya.
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini menegaskan suara luar Jawa juga bisa menopang kemenangan di Pilpres 2024.
"Dan pola yang terjadi setiap pasangan capres di putaran, di jabatan pertama, periode pertama itu rata-rata komposisi begitu. Jawa, Luar Jawa," ucap Awiek.
Achmad Baidowi mencotohkan ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpasangan dan Jusuf Kalla (JK) pada Pilpres 2004, Joko Widodo (Jokowi)- JK.
Lalu SBY-Boediono dan Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Contoh, SBY-JK, Jokowi-JK gitu kan. Yang periode kedua Jawa semua enggak masalah, SBY-Boediono, Jokowi-Ma'ruf Amin.
Tapi kalau pakem yang kedua ini mengkombinasikan kekuatan Jawa dan luar jawa itu masih sangat penting," ungkapnya.
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa komposisi pasangan capres-cawapres, yakni Jawa dan luar Jawa atau nasionalis-religius berpeluang menang.
"Tapi hari ini kita lihat komposisi kemenangan ya itu Jawa, luar Jawa, nasionalis-islam, nasionalis-religius," imbuh Awiek.
Sandiaga Uno berdarah Gorontalo dan Riau
Biodata
Nama : Sandiaga Salahuddin Uno
Nama dan gelar : Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A.
Nama panggilan : Mas Sandi / Abang Sandi / Bang Sandi / Pak Sandi / Mas Menteri
Tempat lahir : Rumbai, Pekanbaru, Riau
Tanggal lahir : 28 Juni 1969
Usia : 53 tahun (per April 2023)
Istri : Noor Asiah Abdul Aziz
Tanggal pernikahan : 28 Juli 1996 di Singapura
Anak : 3 orang anak, yaitu Anneesha Atheera Uno, Amyra Athefaa, dan Sulaiman Saladdin Uno
Jabatan saat ini : Menparekraf / Kepala Baparekraf
Riwayat hidup Sandiaga Uno
Sebagai informasi, seperti dikutip dari wikipedia, masa kecil Sandiaga banyak dihabiskan di tanah kelahirannya, Rumbai, Pekanbaru.
Sandi merupakan anak bungsu dari dua bersaudara dari pasangan Razif Halik Uno dan Rachmini Rachman.
Ayahnya yang berasal dari Gorontalo bekerja di perusahaan Caltex di Riau dan ibunya terkenal sebagai pakar pendidikan kepribadian.
Lahir di Rumbai, besar di Duri dan Dumai, tentu membuat Sandiaga kecil bergaul dengan anak-anak di kompleks Caltex (sekarang Chevron kemudian pada tahun 2021 dikelola Pertamina) maupun di luar kompleks.
Setelah ayahnya tidak lagi bekerja di Caltex, keluarga Sandi Uno pindah ke Jakarta sekitar tahun 1970-an.
Sandi Uno bersekolah di SDS Perkumpulan Sekolah Kristen Djakarta Bulungan, SMP Negeri 12 Jakarta, dan SMAS Pangudi Luhur.
Sejak kecil, ia sudah dikenal sebagai sosok yang cerdas. Kecerdasan yang dimiliki Sandi tidak terlepas dari dorongan yang diberikan oleh ibu kandungnya.
Sandiaga Uno menikah dengan Nur Asia pada 28 Juli 1996 di Singapura.
Keduanya berjumpa saat Sandi masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Sedangkan Nur Asia tengah menempuh pendidikan di SMP Al Azhar.
Pernikahan mereka dikaruniai tiga orang anak, yaitu Anneesha Atheera Uno, Amyra Athefaa, dan Sulaiman Saladdin Uno.
Sandiaga Uno segera gabung PPP
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno segera resmi bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan ( PPP), Rabu (14/6/2023) mendatang.
Sebelumnya, kepastian Sandiaga Uno bergabung di Partai berlambang Ka'bah itu disampaikan Plt. Ketua Umum PPP Mardiono.
Menanggapi hal tersebut, Sandiaga Uno meminta doa dan dukungan publik.
Sandi menuturkan, akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Mardiono.
"Iya mohon didoakan, dan saya akan berkoordinasi dengan Pak Mardiono," kata Sandiaga, dikutip dari youTube Kompas TV, Senin (12/6/2023).
"Harapannya semoga semua dilancarkan, yang kita ingin bangun adalah percepatan pembangunan khususnya di bidang ekonomi. Di mana dari data-data terakhir kita punya waktu yang sangat sempit untuk mewujudkan Indonesia Maju," lanjutnya.
Sandiaga kemudian menjawab soal rencana dirinya bakal diusung PPP sebagai calon wakil presiden (Cawapres) 2024.
Sandi tak banyak berkomentar akan hal tersebut.
Ia hanya mengatakan bahwa mengenai pencalonan dirinya sebagai bakal cawapres merupakan wewenang dari Mardiono selaku Plt Ketua Umum.
"Itu ranahnya Pak Mardiono," ucap Sandi.
Sebelumnya, Mardiono menuturkan pada Rabu mendatang, Sandiaga Uno akan melakukan penandatanganan komitmen bergabung dengan PPP.
"Hari Rabu itu nanti Insya Allah," kata Mardiono, Minggu (11/6/2023) dikutip dari wartakotalive.com.
"Nanti hari Rabu secara resmi ini akan kita lakukan penandatanganan ya, atas komitmen Pak Sandi berjuang bersama PPP. Itu insya allah nanti," lanjutnya.
Mardiono menambahkan, nantinya setelah Sandiaga Uno resmi bergabung, PPP akan segera menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas).
Dalam Rapimnas tersebut nantinya akan dibahas mengenai jabatan Sandiaga Uno di PPP.
"Rapat pimpinan nasional. Nanti di dalam rapimnas itu lah yang dimiliki mekanisme Partai Persatuan Pembangunan untuk menentukan bahwa pak Sandi mau kita kasih tugas apa di PPP," katanya.
Mardiono menjelaskan, Sandiaga Uno telah menjalani pengenalan selama kurang lebih tujuh bulan dengan PPP.
Ia menjelaskan masa orientasi tersebut juga bertujuan agar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu dikenal oleh seluruh kader serta mengenal seluk beluk PPP.
"Ini menjadikan tokoh yang sudah berproses dan teruji ya termasuk di antaranya adalah pengenalan kepada seluruh kader-kader di seluruh Indonesia,
karena PPP adalah partai yg berasaskan Islam maka beliau juga harus mengenali anatomi karakter PPP yaitu silaturahmi dan melakukan pendekatan kepada Kyai," katanya.
PPP akan dorong Sandiaga Uno menjadi Cawapres Ganjar
PPP bakal mengusulkan Sandiaga untuk menjadi calon wakil presiden ( cawapres) Ganjar Pranowo ke PDIP.
Hal tersebut akan dilakukan setelah Sandiaga Uno resmi bergabung dengan PPP.
"Harapannya begitu, misalnya dari temen-temen Banom (Badan Otonom) kami, di GBK gitu ya, kemarin menyampaikan usulan pada kami untuk mempertimbangkan Pak Sandi agar diusulkan secara resmi menjadi cawapresnya dari pak Ganjar," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arwani Thomafi, Rabu (7/6/2023).
Arwani menuturkan, Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono sudah memiliki kesamaan dengan Sandiaga Uno.
Kesamaan itulah yang menurut Arwani bakal dibahas juga kepada pimpinan PDIP.
"Ketum sudah bicara ya, lebih serius dengan Pak Sandi dan hasilnya kongkrit untuk PPP dan untuk Pak Sandi."
"Dan tentu untuk kerjasama harapan kami, kongkrit untuk kerjasama politik antara PDIP dan PPP," sambungnya.
(TribunManado.co.id/Tribunnews.com/Wikipedia)