Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Hari Ini, Seorang Pemotor Tewas, Motor Beat Ditabrak Mobil Pajero

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi motor Honda Beat pasca ditabrak mobil Mitsubishi Pajero di depan IHS Colomadu, Jalan Adi Sucipto, tepatnya di Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (1/6/2023).

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Adi Sucipto, Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada hari ini Kamis pagi.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan sepeda motor dengan mobil.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 08.00 WIB, Wanita Diduga ODGJ Tewas, Sedang Makan Lalu Tertabrak Kereta

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi, Seorang Pemotor Tewas, Korban Ditabrak Sopir Mobil Pajero dari Belakang

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Kecelakaan terjadi di Jalan Adi Sucipto, tepatnya di depan IHS, Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (1/6/2023) subuh.

Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Aliet Alphard mengatakan kejadian tersebut terjadi pukul 04.00 WIB.

"Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Mitsubishi Pajero nopol AD-7218-FD dengan motor Honda Beat nopol AD-3457-ANF, di Jalan Adi Sucipto, tepatnya depan IHS," kata Aliet kepada TribunSolo.com, Kamis (1/6/2023).

Aliet mengatakan identitas pengendara motor Honda Beat yaitu Wahyu Kristanti (37), warga RT 01, RW 04, Dukuh Gonilan, Desa Gonilan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Pengendara motor ini tak selamat.

Sementara itu, identitas pengemudi mobil yaitu Muhammad Fahrizal Wahyu Veryanto (24), merupakan warga RT 02, RW 06, Dukuh Tegalrejo, Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

"Pengendara motor mengalami luka pada bagian kepala dan dibawa ke RS Islam Surakarta dalam kondisi meninggal dunia, sementara pengemudi mobil selamat," ucap Aliet.

Dia mengatakan, kejadian bermula saat mobil Mitsubishi Pajero dan motor Honda Beat sama-sama berjalan dari arah barat menuju timur.

Tepatnya dari arah Colomadu menuju Solo.

Posisi saat itu, mobil Mitsubishi Pajero di belakang motor Honda Beat No.Pol AD-3457-ANF.

"Setelah sampai di lokasi kejadian Mitsubishi Pajero menabrak motor Honda Beat dari arah belakang maka terjadilah laka lantas jalan," pungkas Aliet.

Kecelakaan lainnya

Dua kendaraan pikap alami kecelakaan mepalu jangkrik di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Rabu 31 Mei 2023 malam.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hanya saja, seorang penumpang pikap mengalami cidera pada bagian wajah akibat benturan.

Menurut informasi yang diperoleh, sebelum peristiwa lakalantas tersebut lalulintas di jalur nasional tersebut terpantau normal lancar.

Bermula dari pikap nomor polisi P 8066 VL yang dikemudikan Hamim Zainia (41) asal Banyuwangi, Jawa Timur bergerak dari arah timur ke barat (Denpasar menuju Gilimanuk).

Saat itu situasi lalulintas normal dengan cuaca cerah.

Setibanya di TKP, pikap yang dikemudikan Hamim mendahului kendaraan lain.

Namun, ketika sudah masuk ke jalur kanan hendak mendahului, datang kendaraan lain jenis pikap nomor polisi P 9114 EC yang dikemudian Risikyanto (22) asal Situbondo Jawa Timur.

Karena jarak yang begitu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

Akibat kejadian tersebut, penumpang pikap yang nomor polisi P 8066 VL bernama Sumiati tersebut mengalami cidera pada wajah.

Diduga ia mengalami benturan saat pikap vs pikap yang bermuatan sayur di jalur nasional tersebut.

"Satu penumpang pikap alami cidera pada wajah," kata Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Ni Putu Meipin Ekayanti, Kamis 1 Juni 2023.

Dia melanjutkan, peristiwa tersebut terjadi karena pengemudi pikap nomor polisi P 8066 VL yang kurang hati-hati.

Ia dinilai tak melihat situasi arus lalulintas dari arah berlawanan ketika hendak mendahului kendaraan lain pada jalur lurus datar.

Sehingga mengakibatkan kecelakaan saat ada kendaraan lain dari arah berlawanan.

"Bagian depan dua kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.

Kerugian material ditaksir mencapai Rp 30 juta," tandasnya.

(TribunSolo.com/Tribun-Bali.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di TribunSolo.com dan Tribun-Bali.com

Berita Terkini