TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat pada kemarin hari Sabtu sore.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan truk dengan mobil.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan ASN, istri berserta anaknya tewas.
Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Santri Tewas Seketika, Senggolan Motor Lalu Jatuh Terlindas Mobil
Baca juga: Gempa Terkini Siang Ini Minggu 16 April 2023, Baru Saja Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudonya
Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.
Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.
Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.
Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Pariaman-Pasaman Barat, tepatnya di Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (15/4/2023) sekira pukul 16.00 WIB.
Kecelakaan itu menewaskan ASN (Aparatur Sipil Negera) Kabupaten Pasaman, istri dan anaknya.
Kasat Lantas Polres Pariaman Amelya, menerangkan, keluarga ASN Pasaman ini melintas menggunakan kendaraan dinas bernomor polisi BA 1508 D, jenis Toyota Rush.
Mobil yang dikemudikan oleh Bujang (58) bekerja sebagai ASN Kabupaten Pasaman ini, berisikan tiga penumpang.
Di antaranya istri Rahmawati (55) dan kedua anaknya Bayu Saputra (22), serta Aisyah Amelia (17).
"Mobil Toyota Rush ini melintas dari arah Sungai Limau menuju Tiku di jalur sebelah kiri, sesampai di tempat kejadian Mobil Minibus tersebut berpindah ke jalur kanan kemudian dari arah berlawanan ada mobil truck merk Mitsubishi Colt," terangnya.
Mobil Mitsubishi Colt bernomor polisi BA 9572 QO itu dikemudikan Nofrizal bersama Revi Restiadi.
Saat mobil Toyota Rush berpindah ke sisi kanan, kedua kendaraan ini tidak bisa lagi mengelak karena jarak yang terlalu dekat.
Sehingga terjadi tabrakan antara keduanya.
Akibat kejadian tersebut pengemudi dan penumpang mobil mengalami luka - luka lalu di bawa ke Pukesmas Sungai Limau.
Sesampainya di pukesmas pengemudi dan penumpang mobil minibus tersebut Bujang dan Bayu Saputra dinyatakan meninggal dunia.
"Lalu tiga orang penumpang lainnya sempat dirujuk ke RSUD Pariaman sesampainya Di RSUD Pariaman, Rahmawati dinyatakan meninggal dunia sedangkan kedua kendaraan mengalami kerusakan," jelas Amelya.
Sedangkan tiga korban lainnya mengalami luka ringan akibat kejadian ini.
Seperti luka robek dan lecet di bagian tangan dan kepala.
Akibat kejadian ini pihaknya menaksir kerugian material sebanyak Rp 20 juta.
Kecelakaan di lainnya
Seorang ayah dan satu anaknya meninggal dunia usai menabrak truk trailer di Jalan Raya Pantura, Panceng, Kabupaten Gresik pada Jumat (14/4/2023).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan Toyota Yaris S 1847 JM dikendarai Ahmad Wahyudi berusia 30 tahun.
Di dalam mobil tersebut ayahnya Suwandi berusia 50 tahun, Lilis Dianawati 25 tahun dan balita berinisial D yang masih berusia 2 tahun.
Mereka berasal dari Desa Sidomukti RT 2/RW 1 Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.
Kecelakaan lalu lintas terjadi saat kendaraan Toyota Yaris berjalan dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di Jalan Raya Desa Prupuh Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, pengemudi kendaraan Toyota Yaris tidak bisa menguasai stir dengan wajar.
"Sehingga oleng ke kanan dan melewati marka jalan tengah sehingga terjadi benturan dengan Truck Trailer L 9209 G dari arah berlawanan," kata Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Wiji Mulyono, Sabtu (15/4/2023).
Mobil Toyota Yaris warna putih itu ringsek.
Ahmad Wahyudi tak sadarkan diri.
Sedangkan Lilis Dianawati yang duduk di sampingnya masih sadarkan diri. Kondisinya lemas. Warga pun berusaha mengevakuasi.
Sedangkan Suwandi yang duduk di belakang sopir meninggal dunia di lokasi kejadian. Kakinya terjepit.
Toyota Yaris rusak parah di bagian depan sebelah kanan.
Sementara sopir truk trailer Yeni Dwi Sumanto berusia 52 tahun asal Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri dalam kondisi selamat.
Suwandi yang meninggal dunia di lokasi kejadian langsung di bawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Sedangkan korban luka menjalani perawatan di Puskesmas Panceng.
Ahmad Wahyudi yang mengalami luka beberapa saat kemudian menghembuskan nafas terakhir.
Kapolsek Kapolsek Panceng Iptu Nasuka, mengatakan kecelakaan tersebut berisikan satu keluarga.
"Ahmad Wahyudi yang merupakan sopir dari mobil Toyota Yaris dinyatakan meninggal dunia.
Sedangkan dua penumpang lain, yakni adik-adik korban, mengalami luka-luka," imbuhnya.
(TribunPadang.com/Surya.co.id)
Baca Berita Tribun Manado di sini
Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya
Tayang di TribunPadang.com dan Surya.co.id