Terkini Nasional

Jumlah Turis yang Datang ke Bali Turun 60 Persen, Hotman Paris Singgung KUHP: 'Tidak Fair'

Editor: Ventrico Nonutu
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait dengan disahkannya KUHP baru.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait dengan disahkannya KUHP baru, Selasa (6/12/2022).

Pengacara kondang tersebut menyinggung soal jumlah turis yang datang ke Bali.

Menurut Hotman Paris, kedatangan turis ke Bali mengalami penurunan.

Baca juga: Julian Jacob Resmi Lamar Mirriam Eka, Potret Momen Pertemuan Keluarga Beredar

Bahkan penurunan tersebut mencapai 60 persen.

Hal tersebut disinyalir adanya kabar menyesatkan yang menyebut Indonesia mengkriminalisasi hubungan di luar nikah.

Sehingga, banyak dari turis internasional yang tadinya hendak ke Bali, mengalihkan penerbangan mereka ke Bangkok, Thailand.

Diketahui belum lama ini DPR RI mengesahkan RKUHP menjadi Undang-undang KUHP.

"Hotman menyuarakan suara orang dari Bali, hari Rabu (7/12/2022) katanya, turis yang datang ke Bali, banyak yang mengalihkan penerbangannya menjadi ke Bangkok," kata Hotman Paris dalam unggahan video singkat di akun Instagram @hotmanparisofficial, Kamis (8/12/2022).

"Diperkirakan turis yang berkurang, drop 60 persen lebih segera setelah viral di dunia internasional bahwa kalau seks di luar nikah bisa diancam penjara."

Menurut Hotman Paris, penetapan KUHP tersebut tanpa adanya sosialisasi bisa merugikan pariwisata Indonesia yang sedang mulai menggeliat.

Sehingga akan mempengaruhi perekonomian masyarakat karena sektor pariwisata di Indonesia terbukti menyumbang banyak untuk devisa negara.

"Banyak teman saya yang mengaku bahwa temannya mau datang ke Bali di-cancel pindah ke Bangkok dan jumlah turis yang datang ke Bali menurun 60 persen lebih," kata Hotman Paris.

"Benar-benar ini sangat tidak fair bagi masyarakat Bali terutama. Masyarakat Bali 2 tahun lebih menderita karena Corona."

Menurut Hotman Paris, para turis ketakutan lantaran adanya berita internasional yang menyebut bahwa Indonesia mengkriminalisasi hubungan di luar pernikahan.

Halaman
1234

Berita Terkini