Laporan Wartawan Tribun Manado, David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID, BANGKOK - Bert Toar Polii, humas PB Gabsi mengatakan Regu Djarum Super yang diperkuat Bert Toar Polii sebagai Playing Captain dengan para pemain, Henky Lasut, Eddy Manoppo, Tanudjan Sugiarto dan M Apin Nurhalim tetap keluar sebagai juara Amazing Thailand Bridge Festival Open Team.
Regu Djarum Super keluar sebagai juara setelah di babak semi final mengalahkan regu Blackout gabungan pemain Swedia dan Norwegia dengan skor 41-31 Imp.
"Kemenangan Djarum Super yang turun dengan kombinasi Henky Lasut/Eddy Manoppo dan M Apin Nurhalim/Bert Toar Polii ditentukan pada papan terakhir. Sampai dengan papan 19 skor masih sama kuat. Di papan no 20, di closed room lawan bermain 3D mati 3 sedangkan di open room, Eddy Manoppo berhenti 1NT bikin plus 1," katanya.
Baca: Jelang Pemilu 2019, KPU Bolsel Gelar Segudang Kegiatan, dari Kesenian hingga Deklarasi Pemilu Damai
Baca: Ramalan Zodiak Kamis 4 April 2019: Libra Memesona, Hoki Aries Bagus, Cancer Waspadalah!
Baca: Jelang Pemilu 2019, KPU Bolsel Gelar Segudang Kegiatan, dari Kesenian hingga Deklarasi Pemilu Damai
Hal yang sama juga terjadi di pertarungan semi final lainnya. Regu tuan rumah Consortium unggul 5 imp dan pada papan terakhir kalah karena di meja yang satu bid 3D mati 2 sedangkan dimeja lain 2D bikin. Akibatnya regu Baneet dari India melaju ke babak final.
"Dengan demikian regu Djarum Super bertarung melawan Baneet dari India untuk mencari juara sedangkan Consortium berhadapan dengan Blackout untuk mencari peringkat 3.
Regu Djarum Super yang turun dengan kombinasi pemain yang sama unggul 40-10 imp di segmen pertama.
"Walaupun sempat kalah di segmen kedua 29-37 Imp, Djarum Super tetap keluar sebagai juara.
Dengan demikian Djarum Super yang juara babak penyisihan juga keluar sebagai juara dengan hanya mengalami sekali kekalahan dari tim tuan rumah BBC1," ujarnya.
Tempat ketiga diraih Blackout yang mengalahkan Consortium 63-29 Imp.
Dengan hasil ini, dalam 4 tahun terakhir sejak 2015, Bert telah meraih dua medali emas dan 3 medali perak di Bangkok.
Dua medali emas diraih dari nomor tim senior pada APBF Championship 2015 dan sekarang.
"Tiga medali perak diraih tahun 2015 dengan Denny Sacul di APBF Open Pairs, tahun 2017 dengan Paulus Sugandi di ATBF 2017 dan sekarang dengan M Apiin Nurhalim," katanya.
Baca tanpa iklan