Hati Saya Hancur! Seorang Ayah Nikahi Putrinya yang Divonis Hidup Hanya Tersisa Dua Hari

Penulis: Fransiska_Noel
Editor: Fransiska_Noel
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Andy Barnard menikahi putrinya yang baru berusia 16 bulan, untuk menepati janjinya putrinya yang divonis hanya memiliki sisa hidup dua hari akibat kanker otak langka yang diidapnya.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pria ini tak akan menyangka harapan untuk melihat putrinya tumbuh dan memiliki pernikahan impian suatu hari nanti akhirnya kandas sudah.

Andy Barnard (31), sang ayah harus hancur hati setelah putrinya Poppy-Mai yang baru berusia 16 bulan divonis kena kanker otak langka yang menyisakan harapan hidup tinggal dua hari.

Andy yang pernah bersumpah putrinya akan memiliki pernikahan impian, akhirnya memutuskan untuk mewujudkan janjinya tersebut dengan 'menikahi' putrinya. Ia ingin memberikan sebuah upacaya pernikahan impian untuk putri tercintanya itu.

Rekan kerja Andy di RAF buru-buru mengatur upacara 'pernikaha'n yang indah Poppy - Mai dengan ayahnya.

Tentu ini bukanlah sebuah pernikahan sebenarnya, hanya sebuah cara Andy untuk mewujudkan impian untuk anak kesayangannya tersebut.

Poppy - Mai dikawal ke lorong rumah sakit dengan ibunya Sammi Barnard (29) dan dua kakak-kakanya.

Andy , yang bekerja dengan RAF 27 skuadron resimen , mengatakan,"sejak kami dikaruniai putri Poppy - Mae, saya telah berjanji ia akan memiliki pernikahan impian suatu hari."

"Saya tidak pernah berpikir akan seperti ini . Hati saya hancur selamanya, tapi saya ingin menepati janji untuk putri saya . Ini bukanlah seperti yang saya bayangkan, tapi dengan cara ini dia akan punya hari pernikahan."

"Dia tampak begitu cantik . Tapi tidak ada yang bisa mengatakan sumpah yang telah ditulis karena semua orang menangis terlalu banyak ."

Poppy - Mai berhasil untuk tetap terjaga selama upacara dan kemudian tertidur di pelukan ayahnya. (Mail Online)

Berita Terkini