Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Bahan di Manado

Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Bersehati Manado Sulut Kamis 21 Agustus 2025

Berikut daftar harga bahan pokok di Pasar Bersehati Manado Sulut hari ini Kamis 21 Agustus 2025.

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku
HARGA BAHAN - Lapak pedagang di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara, Kamis (21/8/2025). Berikut daftar harga bahan pokok di Pasar Bersehati Manado Kamis 21 Agustus 2025. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Update harga bahan pokok di Pasar Bersehati Manado, Kamis (21/8/2025).

Pasar Bersehati terletak di Jalan Nusantara, Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Dari informasi yang dirangkum sejumlah bahan pokok masih stabil.

Harganya tidak mengalami perubahan sama sekali sudah beberapa hari ini.

"Seperti harga daging ayam, babi, sapi dan beberapa bahan pokok masih sama harganya," tutur Melinda salah satu pedagang bahan pokok.

Menurutnya, beberapa bahan pokok stok masih banyak sehingga harganya tidak mengalami kenaikan.

"Seperti cabai rawit dan tomat masih banyak sekali stoknya," ungkapnya.

Berikut daftar harga bahan pokok di Pasar Bersehati hari ini Kamis 21 Agustus 2025.

1. Beras Medium :
* SPHP : Rp.62.500

2. Beras Premium : 
* Superwin superRp.17.000/kg
* Pandan wangi Rp.16.500/kg
* Temo Rp.16.500/kg
* Dua Merpati Rp.16.500/kg
* Membramo Rp.16.500/kg

Beras Pulo Rp.18.000- 20.000/kg

3. Daging Ayam Ras :
* Besar Rp.35.000/kg
* Kecil Rp.35.000/kg

4. Daging Sapi : Rp.125.000/kg

5. Daging Babi : Rp 90.000/kg

6. Telur Ayam Ras : 
* Kecil Rp.50.000/baki
* Campur Rp.55.000/Baki
* Super Rp.65.000/Baki

7. Bawang Merah : 
* magelang Rp.50.000/kg
* Andrekan Rp.55.000/kg
* bima Rp.50.090/kg

8. Bawang Putih : Rp.40.000 /kg

9. Cabai Merah Keriting : Rp.20.000-25.000/kg

10. Cabai Rawit :
* Gorontalo Rp. 40.000-45.000/kg
* Makasar Rp.30.000/kg
*. Patalan Rp.40.000/kg
11. Minyak Goreng
* Curah : Rp.19.000/kg
* Minyak kita Rp.18.000/liter
* Minyak Rizki Rp. 18.000/liter

12. Gula Pasir : Rp.18.000-19.000/ kg

13. Gula Aren : 
* Kecil Rp.15.000/bks
* Sedang Rp.18.000-20.000/bks
* Kiloan Rp.28.000/kg

14. Tepung Terigu : 
* Kencana merah curah Rp. 9.000/kg
* Kompas kemasan Rp.12.000/kg
* Gatot Rp.11.000-/kg
* Ship Rp.10.000/kg

15. Udang : 100.000/kg

16. Ikan Kembung : Rp. 35.000/kg

17. Mie Instant : 
* Indomie Kuah/Goreng Rp.3.000-3500/bks

18. Tempe : 
* Besar Label Rp.7.000/buah
* Besar tdk berlabel Rp.7.000/buah

19. Tahu Mentah : 
* Kecil Rp. 550/buah
* Besar Rp.900/buah

20. Pisang : Rp.15.000-20.000/sika

21. Susu Bubuk : Rp.20.000-35.000/dus

22. Susu Kemasan :
* Dancow Rp.4.000/bks
* Cap Enak Rp.1500/bks

23. Jeruk Nipis : Rp. 16.000/kg

24. Jeruk Ikan/Lemong Cui : Rp.25.000/kg

25. Tomat : Rp. 3.000-5000/kg

26. Jahe : Rp.35.000- 40.000/kg

Penyebab Perubahan Harga

Harga bahan-bahan, seperti sembako, bisa berubah karena berbagai faktor.

Kenaikan permintaan, perubahan iklim, gangguan distribusi, dan kebijakan pemerintah adalah beberapa penyebab utama fluktuasi harga.  

Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai faktor-faktor tersebut:

1. Permintaan dan Penawaran

Peningkatan Permintaan:

Ketika permintaan akan suatu bahan pokok meningkat, sementara pasokan tetap atau bahkan berkurang, harga cenderung naik.

Contohnya, kenaikan harga menjelang hari raya karena peningkatan kebutuhan masyarakat.

Gangguan Pasokan:

Cuaca ekstrem, bencana alam, atau gangguan distribusi dapat mengurangi pasokan bahan pokok, sehingga menyebabkan harga naik.  

2. Faktor Eksternal

Perubahan Iklim:

Fenomena seperti El Nino dapat mempengaruhi produksi pertanian dan menyebabkan kenaikan harga komoditas pangan, seperti yang dilaporkan unnes.  

Kebijakan Pemerintah:

Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako.  

Nilai Tukar Mata Uang:

Jika suatu negara banyak mengimpor bahan pokok, fluktuasi nilai tukar mata uang dapat mempengaruhi harga.  

3. Faktor Internal

Biaya Produksi:

Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan pada akhirnya mempengaruhi harga jual.  

Distribusi:

Proses distribusi yang panjang dan terhambat, seperti kemacetan atau masalah logistik, dapat menyebabkan keterlambatan pasokan dan kenaikan harga.  

Inflasi:

Inflasi yang tinggi dapat menyebabkan kenaikan harga bahan pokok karena biaya barang dan jasa secara keseluruhan meningkat.  

Permainan Kartel:

Kelompok tertentu mungkin sengaja menciptakan kelangkaan atau menaikkan harga untuk keuntungan pribadi.  

4. Faktor Lainnya

Tahun Politik:

Pada tahun politik, biasanya terjadi peningkatan konsumsi dan program bantuan sosial, yang dapat mempengaruhi harga bahan pokok.  

Mendekati Hari Raya:

Menjelang hari raya besar, permintaan cenderung meningkat, dan harga bahan pokok seringkali mengalami kenaikan.  

Memahami faktor-faktor ini penting untuk mengantisipasi dan mengatasi perubahan harga bahan pokok, baik bagi masyarakat maupun pemerintah. 

(TribunManado.co.id/Edi)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved