Sulut Maju
Gubernur Sulut YSK Bawa Bantuan ke Keluarga Korban Angin Kencang di Mahakeret Manado
TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) turun langsung memantau para korban bencana angin kencang yang menimpa warga di Kecamatan Wenang tepatnya di Kelurahan Mahakeret lingkungan satu, Kamis (7/8/2025).
Meski di tengah hujan, terpantau Gubernur Sulut YSK datang langsung menemui para warga yang terdampak.
Di lokasi, Gubernur Sulut YSK memberikan bantuan berupa makanan cepat saji, beras, kasur matras, minuman kemasan dan lainnya.
YSK saat diwawancarai mengatakan, pemerintah provinsi akan terus hadir di tengah masyarakat yang mengalami bencana.
"Sampai beberapa hari kedepan cuaca di Sulut akan terus berubah namun cenderung hujan dan angin, sehingga kami pemerintah juga masyarakat harus terus waspada. Mudah-mudahan kita berharap tidak ada korban-korban selanjutnya," ujar Gubernur YSK.

Gubernur juga mengatakan, pihaknya telah mengarahkan BMKG agar terus mengupdate kondisi cuaca Sulut agar dapat diketahui masyarakat.
"Saya sudah menyampaikan ke BMKG agar mengumumkan keadaan cuaca yang tidak baik agar diketahui masyarakat agar semua bisa waspada. Pemerintah turut perihatin dan akan terus memberikan bantuan untuk beberapa hari kedepan," jelasnya.
Gubernur YSK turut menguatkan warga terdampak bencana agar lebih kuat menghadapi ujian.
"Semuanya bersabar ini ujian buat kita semua, tapi tenang saja bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam tapi akan terus hadir bersama-sama dengan masyarakat. Untuk bantuan yang diberikan ini jangan dilihat nilainya tapi ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat," tukasnya.
Sekadar diketahui, bencana angin punting beliung tersebut terjadi sekira pukul 07.30 WITA di Kelurahan Mahakeret Timur lingkungan 1 dan 2, Kecamatan Wenang, Kota Manado.

Terdata sebanyak 42 rumah rusak, 9 diantaranya cukup parah dengan sekira 40 kepala keluarga terdampak bencana tersebut.
(TribunManado.co.id/Ren)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.