Sulut Maju

Gubernur Sulut YSK Perkuat Komcad dan Komduk untuk Pertahanan Semesta Daerah, Siapkan Fasilitas

Tribun Manado/Rhendi Umar
RAKOR: Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) Dalam Rangka Mendukung Pertahanan Semesta di Wilayah Sulut, Rabu 6 Agustus 2025. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) Dalam Rangka Mendukung Pertahanan Semesta di Wilayah Sulut.

Kegiatan yang digagas oleh Kemenko Polkam RI ini digelar di Hotel Four Point Manado, Rabu (6/8/2025)

Dalam pemaparannya, Gubernur YSK mengatakan bahwa peran pemerintah mencakup beberapa aspek penting termasuk pembentukan dan pembinaan Komcad, penguatan komduk serta peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Baca juga: Pakai Pakaian Komcad, Richard Sualang Susul Andrei Angouw Retret Kepala Daerah di Magelang

RAKOR: Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) Dalam Rangka Mendukung Pertahanan Semesta di Wilayah Sulut, Rabu 6 Agustus 2025.
RAKOR: Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) Dalam Rangka Mendukung Pertahanan Semesta di Wilayah Sulut, Rabu 6 Agustus 2025. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

"Pemda Sulut berperan aktif dalam merekrut, melatih dan membina anggota Komcad sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," kata Gubernur YSK.

Selain itu kata Gubernur, Pemda menyediakan fasilitas dan dukungan logistik untuk kegiatan dan operasional Komcad.

"Kami juga melakukan perintegrasian Komcad dalam kegiatan pertanahan wilayah, seperti pengawasan perbatasan, penanggulangan bencana dan kegiatan sosial kemasyarakatan," jelasnya.

RAKOR: Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) Dalam Rangka Mendukung Pertahanan Semesta di Wilayah Sulut, Rabu 6 Agustus 2025.
RAKOR: Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) Dalam Rangka Mendukung Pertahanan Semesta di Wilayah Sulut, Rabu 6 Agustus 2025. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

Dalam segi penguatan komponen, Pemprov membangun sinergi antara Pemda, TNI, Polri dan komponen masyarakat lainnya dalam mendukung pertahanan negara, dengan meningkatkan kapasitan dan kapabilitas Komduk seperti tenaga kesehatan, relawan dan organisasi masyarakat dalam menghadapi ancaman non militer.

"Kita juga mengoptimalkan potensi sumber daya daerah seperti infrastruktur teknologi, dan ekonomi mendukung pertahanan," jelasnya

Usai membawakan materi, Gubernur YSK dan para tamu yang hadir melakukan sesi foto bersama.

NARASUMBER: Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) Dalam Rangka Mendukung Pertahanan Semesta di Wilayah Sulut, Rabu 6 Agustus 2025.
NARASUMBER: Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) Dalam Rangka Mendukung Pertahanan Semesta di Wilayah Sulut, Rabu 6 Agustus 2025. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

Tentang Komcad

Komcad, singkatan dari Komponen Cadangan, adalah sumber daya nasional yang disiapkan untuk memperkuat dan memperbesar kekuatan serta kemampuan TNI (Tentara Nasional Indonesia) melalui mobilisasi. Komcad merupakan bagian dari sistem pertahanan negara yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019.  

Komcad dibentuk untuk mendukung tugas-tugas TNI dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari berbagai ancaman, baik militer maupun non-militer.  

Komcad terdiri dari warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang telah disiapkan.  

Perekrutan Komcad dilakukan secara sukarela dan melibatkan warga negara yang memenuhi persyaratan.  

Calon anggota Komcad akan menjalani pelatihan dasar kemiliteran untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mendukung tugas-tugas pertahanan.  

Setelah menjalani pelatihan, anggota Komcad yang tidak aktif akan kembali ke profesi asalnya sebagai warga sipil, namun tetap dalam status siaga dan dapat dimobilisasi sewaktu-waktu oleh presiden jika negara membutuhkan.  

Komcad memiliki peran penting dalam mendukung TNI, seperti penguatan pertahanan teritorial, dukungan logistik, serta pengembangan kemampuan pertahanan siber.  

Komcad berbeda dengan TNI yang merupakan kekuatan utama pertahanan negara dan berstatus sebagai prajurit aktif. Komcad adalah warga sipil yang siap membantu TNI jika diperlukan. (REN/ORD)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.