Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Seorang Pemuda di Kelurahan Kairagi Satu Manado Ditemukan Tewas

Saksi lain berinisial HL (25) yang merupakan teman dekat korban, menambahkan bahwa korban sempat tinggal bersama kekasihnya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.com/HO
PENEMUAN MAYAT - Penemuan mayat seorang pemuda di sebuah indekos di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (25/7/2025). Tak ditemukan tanda kekerasan dalam tubuh korban. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Warga dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pemuda di sebuah indekos di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (25/7/2025) sekira pukul 21.55 Wita.

Polsek Mapanget langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) ketika kejadian.

Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengatakan korban diketahui berinisial AB (20).

Ia merupakan seorang mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Maluku. 

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi berdiri dengan kedua kaki menyentuh lantai dan terdapat lilitan tali nilon di leher yang terikat pada balok kayu plafon kamar.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Menurut keterangan saksi FL (24), warga setempat, sebelum kejadian dirinya sempat bertemu korban di kamar indekos. Saat itu, korban memegang tali nilon dan mengatakan hendak membuat konten gantung diri. Korban sempat meminta saksi membeli supermie di warung, dan ketika saksi kembali sekitar 10 menit kemudian korban sudah dalam keadaan tergantung dan tidak bergerak. Saksi langsung meminta pertolongan warga sekitar," jelas Agus.

PENEMUAN MAYAT - Penemuan mayat seorang pemuda di sebuah indekos di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (25/7/2025). Tak ditemukan tanda kekerasan dalam tubuh korban.
PENEMUAN MAYAT - Penemuan mayat seorang pemuda di sebuah indekos di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (25/7/2025). Tak ditemukan tanda kekerasan dalam tubuh korban. (Tribunmanado.com/HO)

Saksi lain berinisial HL (25) yang merupakan teman dekat korban, menambahkan bahwa korban sempat tinggal bersama kekasihnya.

Namun sekitar tiga minggu yang lalu sang pacar meninggalkannya dan kembali ke Maluku. 

Hal ini diduga turut mempengaruhi kondisi psikologis korban.

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi mental orang di sekitar, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial dalam mencegah kasus serupa," pungkasnya.

Disclaimer

Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Minahasa Utara Sulawesi Utara Besok Minggu 27 Juli 2025

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Katolik Kelas 8 Halaman 40-41 Kurikulum Merdeka

Jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado, dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved