Sulut Maju
Daftar Lokasi Pasar Murah di Minsel yang Digelar Pemprov Sulut Jelang Pengucapan Syukur
TRIBUNMANADO.CO.ID - Langkah cepat diambil Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) mengantisipasi kebutuhan pangan masyarakat Minsel menjelang Pengucapan Syukur Minggu (13/6/2025).
Pemprov Sulut langsung menggelar Pasar Murah di tiga titik strategis di Minsel.
Plh Kadis Kominfo Sulut Denny Mangala mengatakan Gerakan Pangan Murah tersebut bukan sekadar seremoni musiman, melainkan manifestasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulut dalam menjaga keterjangkauan harga pangan di tengah dinamika ekonomi masyarakat, khususnya jelang perayaan pengucapan syukur.
“Gerakan Pangan murah (GPM) ini bukan hanya solusi pragmatis menghadapi inflasi pangan menjalang pengucapan syukur, tetapi juga bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap rakyat dan menunjukan kehadiran Pemerintah dalam situasi yanh sangat dibutuhkan. Kita pastikan GPM menyentuh seluruh lapisan, dari desa ke desa,” ungkap Mangala Jumat (11/6/2025).
Lanjutnya, Desa Tumpaan Dua, tercatat pasokan bahan pokok strategis seperti beras SPHP sebanyak 2,5 ton dilepas ke masyarakat dengan harga hanya Rp 58.000 per 5 kilogram jauh di bawah harga pasar.
Selain itu, model distribusi serupa juga dilaksanakan di Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga serta Desa Rumoong Atas, Kecamatan Tareran, dengan kuantitas dan harga yang setara. Total puluhan ton komoditas pangan digelontorkan di tiga titik strategis tersebut hanya dalam satu hari.
Mangala juga menambahkan bahwa gerakan pangan murah ini akan digelar secara beruntun di kabupaten/kota lain yang juga tengah bersiap menyambut pengucapan syukur, seperti Minahasa, Minahasa Tenggara (Mitra), dan Minahasa Utara (Minut).
“Kami ingin seluruh masyarakat di wilayah-wilayah yang sedang bersyukur juga bisa merasakan ketersediaan pangan dengan harga bersahabat. Rasa syukur akan lebih lengkap jika dapur rakyat tetap mengepul tanpa beban biaya berlebih,” tegasnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, Pelaksanaan GPM dinilai sebagai langkah terukur dan terintegrasi dengan kebijakan makro Pemprov Sulut dalam menekan inflasi pangan, menjaga daya beli masyarakat, dan meningkatkan stabilitas harga di pasar lokal.
"Dengan menyalurkan bahan pangan secara langsung ke tangan masyarakat, potensi distorsi harga akibat rantai distribusi yang panjang berhasil diminimalkan," jelasnya.
Berikut Daftarnya Harganya:
• Komoditi yang dijual GPM Desa Tumpaan 2, Kecamatan Tumpaan
- Beras SPHP: 2.5 Ton Rp 58.000/5Kg
- Minyakita: 480 Ltr Rp. 15.000/Ltr
- Telur Ayam: 40 baki Rp. 50.000/baki
- Bawang putih: 36 kg Rp. 31.000/kg
- Bawang Merah: 58 kg Rp.47.000/kg
- Gula pasir: 56 kg Rp. 16.500/Kg
- Cabai Rawit Merah: 30 kg Rp. 75.000/Kg
- Daging Ayam: 33 ekor Rp. 32.000/ekor
• GPM Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga
- Beras SPHP: 3 Ton Rp. 58.000/5Kg
- Minyakita: 480 Ltr Rp.15.000/Ltr
- Telur Ayam: 40 baki Rp. 50.000/baki
- Bawang Putih: 36 Kg Rp. 31.000/kg
- Bawang Merah: 60 Kg Rp. 47.000/Kg
- Gula Pasir: 56 Kg Rp. 16.500/Kg
- Daging Ayam: 33 ekor Rp. 32.000/ekor
- Cabai Rawit Merah: 30 Kg Rp. 75.000/Kg
• GPM Desa Rumoong atas Kecamatan Tareran
- Beras SPHP: 2.5 Ton Rp. 58.000/5Kg
- Minyakita: 480 Ltr Rp.15.000/Ltr
- Telur Ayam: 40 baki Rp. 50.000/baki
- Bawang Putih: 36 kg Rp. 31.000/kg
- Bawang Merah: 60 kg Rp. 47.000/kg
- Gula Pasir: 56 Kg Rp. 16.500/kg
- Daging Ayam: 34 kg Rp. 32.000/kg
- Cabai Rawit Merah: 30 Kg Rp. 75.000/kg (Ren)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.