Senin, 18 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RSUD Tipe B Sulut

Tingkatkan Kesadaran Pasca Operasi, RSUD Tipe B Sulut Gelar Edukasi Kesehatan

Dipandu oleh Ns. Stela Tangkilisan, S.Kep, WOC (ET) N. Dia adalah seorang perawat spesialis luka, stoma, dan inkontinensia.

Tayang:
Dokumentasi RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara
EDUKASI - Edukasi Kesehatan mengenai manajemen perawatan pasca operasi di Ruang Tunggu Rawat Jalan Lantai 2 RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara, Jumat, (20/6/2025). Kegiatan ini dipandu oleh Ns. Stela Tangkilisan, S.Kep, WOC (ET) N. Dia adalah seorang perawat spesialis luka, stoma, dan inkontinensia. (Dokumentasi RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara) 

MANADO - Ruang Tunggu Rawat Jalan Lantai 2 RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara dipenuhi pengunjung saat digelar sesi Edukasi Kesehatan mengenai manajemen perawatan pasca operasi.

Kegiatan ini dipandu oleh Ns. Stela Tangkilisan, S.Kep, WOC (ET) N. Dia adalah seorang perawat spesialis luka, stoma, dan inkontinensia.

Dalam pemaparannya, Stela menekankan pentingnya penanganan yang tepat selama masa pemulihan setelah operasi. Ia membagi proses penilaian pascaoperasi menjadi tiga tahapan:

1. Hari 0–3 pasca pembedahan, fokus pada deteksi dini risiko komplikasi,

2. Hari ke-3 hingga ke-6, fase edukasi lanjutan dan pemantauan kondisi luka,

3. Hari ke-10, sebagai momen kunci dalam perencanaan pulang pasien.

Tak hanya berbicara soal luka operasi, Stela juga memperkenalkan kembali konsep dasar sistem integumen, menjelaskan justifikasi pentingnya menjaga kelembapan kulit, serta memberikan edukasi terkait inkontinensia urin, kondisi yang sering kali dialami pasien pasca operasi namun masih minim pemahaman di masyarakat.

“Pasien dan keluarga perlu tahu, perawatan tidak berhenti setelah tindakan medis selesai. Justru masa penyembuhan ini krusial untuk mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan,” ujar Stela dengan ramah, dalam rilis yang diterima Tribun Manado, Kamis (3/7/2025). 

Kegiatan yang digelar pada Jumat 20 Juni 2025 mendapat dukungan penuh dari pihak rumah sakit. Direktur RSUD Tipe B Sulut dr. Lidya E. Tulus, M.Kes, menyampaikan apresiasi terhadap edukasi ini. 

Sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam membangun budaya kesehatan yang lebih aktif dan partisipatif.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak sungkan bertanya dan terlibat dalam proses penyembuhan. Pengetahuan seperti ini penting agar pasien tidak hanya pulih secara fisik, tapi juga percaya diri dalam menjalani aktivitas pascaoperasi,” ujar dr. Lidya.

Dirinya juga berharap kegiatan Promkes RSUD tentang edukasi kesehatan ini terus dilakukan demi mendukung peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien. (adv)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved