Sulut Maju
Gubernur Sulawesi Utara YSK Tinjau Huntap Warga Gunung Ruang di Bolsel, Progres Sudah 92 Persen
TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling (YSK), melakukan peninjauan langsung progres pembangunan kawasan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang.
Kunjungan ini berlangsung pada Sabtu 28 Juni 2025, di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulut.
Pembangunan kawasan relokasi ini diperuntukkan bagi 287 kepala keluarga dari Kabupaten Kepulauan Sitaro yang terdampak langsung bencana alam Gunung Ruang dan kini direlokasi ke wilayah Bolsel.
Proyek ini dikerjakan oleh salah satu BUMN jasa konstruksi dan mencakup pembangunan rumah tipe 36, fasilitas umum, serta infrastruktur pendukung lainnya.
Dari laporan yang dipaparkan, progres pembangunan rumah hunian telah mencapai 92 persen.
Seluruh unit telah berdiri dan hanya tinggal penyelesaian pada infrastruktur jalan yang sempat mengalami keterlambatan.
Ditargetkan, seluruh pembangunan hunian dapat diserahterimakan kepada warga pada pertengahan hingga akhir Agustus 2025.
Sementara itu, pekerjaan infrastruktur umum telah mencapai 70,16 persen.
Dua unit gereja yang menjadi bagian dari fasilitas sosial masih dalam tahap pengerjaan, begitu juga dengan lapangan serbaguna, sekolah, serta tambatan perahu yang menjadi fasilitas penunjang keseharian warga.
Pekerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sudah memasuki tahap akhir dengan progres 95 persen.
Air yang akan digunakan warga juga telah melalui tahap uji dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
Selain itu, kawasan ini nantinya juga akan dilengkapi dengan tempat pembuangan sampah berbasis incinerator ramah lingkungan.
Gubernur YSK menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pembangunan ini.
“Progresnya sangat baik, hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat.
Ini akan saya laporkan langsung kepada Menteri dan Bapak Presiden,” ujar Komaling.
Tak hanya fokus pada aspek infrastruktur, Gubernur YSK juga menekankan pentingnya pembangunan ekonomi bagi warga relokasi.
“Kami telah berkoordinasi dengan Bupati Bolsel untuk memastikan adanya program pengembangan sektor perikanan dan perkebunan, karena sebagian besar warga merupakan nelayan dan petani,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur turut didampingi oleh Ketua TP-PKK Sulut, Ibu Anik Yulius Selvanus, Bupati Bolsel, Bupati Kepulauan Sitaro, serta sejumlah pejabat eselon dua, di antaranya Plh Kadis Kominfo Denny Mangala dan unsur Forkopimda Kabupaten Bolsel.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan kawasan relokasi ini hingga seluruh kebutuhan dasar warga benar-benar terpenuhi dan mereka dapat memulai kehidupan baru yang lebih baik.
(TribunManado.co.id/Ren)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK