Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Surah Al Quran

Al Quran Surah An Nur, Lengkap dengan Arab dan Terjemahan: Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu

Surah An Nur termasuk ke dalam Surah Madaniyah, yakni surah Al Quran yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad.

Tayang:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
META AI
ULAMA - Ilustrasi seorang Alim Ulama agama Islam sedang membaca Al Quran. Gambar dibuat oleh Meta AI pada 29 Juni 2025. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Surah An Nur merupakan salah satu surah di dalam Al Quran

Urutan surah ini berada di surah yang ke 24. 

An Nur bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti cahaya.

Nama surah ini diambil dari ayat ke 35 surah tersebut. 

Total jumlah ayat dalam surah An Nur adalah 64 ayat. 

Surah An Nur termasuk ke dalam Surah Madaniyah, yakni surah Al Quran yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di saat Sang Nabi berada di Kota Madinah. 

Surah ini sendiri berbicara tentang cahaya Allah SWT

Bacaan dan terjemahan Surah An Nur ayat 35

۞ اَللّٰهُ نُوْرُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ مَثَلُ نُوْرِهٖ كَمِشْكٰوةٍ فِيْهَا مِصْبَاحٌۗ اَلْمِصْبَاحُ فِيْ زُجَاجَةٍۗ اَلزُّجَاجَةُ كَاَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُّوْقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُوْنَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَّلَا غَرْبِيَّةٍۙ يَّكَادُ زَيْتُهَا يُضِيْۤءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌۗ نُوْرٌ عَلٰى نُوْرٍۗ يَهْدِى اللّٰهُ لِنُوْرِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَيَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَمْثَالَ لِلنَّاسِۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ۙ

Allāhu nūrus-samāwāti wal-arḍ(i), maṡalu nūrihī kamisykātin fīhā miṣbāḥ(un), al-miṣbāḥu fī zujājah(tin), az-zujājatu ka'annahā kaukabun durriyyuy yūqadu min syajaratim mubārakatin zaitūnatil lā syarqiyyatiw wa lā garbiyyah(tin), yakādu zaituhā yuḍī'u wa lau lam tamsashu nār(un), nūrun ‘alā nūr(in), yahdillāhu linūrihī may yasyā'(u), wa yaḍribullāhul-amṡāla lin-nās(i), wallāhu bikulli syai'in ‘alīm(un).

Allah (pemberi) cahaya (pada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya seperti sebuah lubang (pada dinding) yang tidak tembus) yang di dalamnya ada pelita besar.

Pelita itu di dalam tabung kaca (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang (yang berkilauan seperti) mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat) yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi walaupun tidak disentuh api.

Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis).

Allah memberi petunjuk menuju cahaya-Nya kepada orang yang Dia kehendaki. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved