Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gunung Rinjani

Bule Brazil Jatuh dari Ketinggian 200 Meter Saat Mendaki Rinjani, Begini Kondisinya Waktu Ditemukan

Meski terjatuh sedalam ratusan meter, korban dikabarkan selamat dengan ditandai teriakan permintaan tolong dari korban.

Editor: Alpen Martinus
kompas.com
JATUH: Keindahan kaldera Gunung Rinjani dengan Danau Segara Anak dan gunung anakan Barujari menjadi salah satu daya tarik wisata di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Seorang pendaki asal Brazil terjatuh saat mendaki. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cukup mengejutkan, seorang pendaki dikabarkan jatuh di Gunung Rinjani.

Kejadiannya pada Sabtu (21/6/2025).

Pendaki tersebut berinisal inisial JDSP (27) merupakan warga Negara Brazil.

Baca juga: Detik-detik Pendaki Asal Brasil Jatuh ke Jurang Gunung Rinjani Sedalam 200 Meter, Korban Syok Berat

Ia dikabarkan terjatuh saat melakukan pendakian Gunung Rinjani.

Beruntung korban masih dalam keadaan hidup.

Korban langsung dievakuasi oleh petugas Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Laporan petugas Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), korban dikabarkan jatuh ke arah Danau Segara Anak di sekitar titik Cemara Nunggal, jalur menuju menuju puncak Rinjani.

Korban diperkirakan terjatuh sedalam 150–200 meter.

Meski terjatuh sedalam ratusan meter, korban dikabarkan selamat dengan ditandai teriakan permintaan tolong dari korban.

“Beruntung, korban dalam kondisi selamat, meski terlihat mengalami syok berat. Teriakan minta tolongnya menjadi titik awal koordinasi cepat antar pihak,” ungkap Kepala TNGR, Yarman dalam keterangan tertulis.

Dijelaskan Yarman, pihak TNGR awalnya, menerima informasi tentang jatuhnya korban sekitar pukul 06.30 Wita.

Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Balai TNGR, Basarnas Mataram, EMHC, Polsek Sembalun, dan Potensi SAR Lotim langsung bergerak.

“Pukul 12.00 Wita, tim pendahulu yang membawa peralatan vertical rescue sudah mencapai Pos 4, mendekat ke lokasi korban dan diperkirakan tiba dilokasi korban sekitar Pukul 15.00 Wita,” 

Proses evakuasi korban saat ini masih berlangsung, dan diharapkan korban dapat segara dievakuasi dengan selamat menuju titik aman.

“Kami mengapresiasi seluruh unsur yang bergerak cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” kata Yarman.

Ia menegaskan keindahan Rinjani, namun ia mengimbau kepada pendaki agar tetap berhatii-hat saat memuncak, dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) pendakian.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved