Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Pengendara Ojol Tewas, Mobil Ambulans Tabrak Motor

Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar) pada hari ini Kamis pagi.

eki yulianto/tribun jabar
KECELAKAAN MAUT - Kanit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota, Ipda Rian Marfiliyanto didampingi anggotanya menunjukkan mobil ambulans siaga milik Desa Kamarang, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon yang terlibat kecelakaan di ruas Jalan Raya Jenderal Sudirman, Kota Cirebon, tepatnya di daerah Penggung, Kamis (19/6/2025) pagi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar) pada hari ini Kamis pagi.

Insiden nahas itu melibatkan kendaraan mobil ambulans dengan sepeda motor.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 1 orang tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut, 2 Pelajar Perempuan Tewas, Motor Tabrak Mobil

Musibah kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Tepatnya kecelakaan maut yang melibatkan ambulans siaga milik Desa Kamarang, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, terjadi di ruas Jalan Raya Jenderal Sudirman, Kota Cirebon, tepatnya di daerah Penggung, pada Kamis (19/6/2025) pagi.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.45 WIB dan menyebabkan satu pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia serta dua orang lainnya mengalami luka serius.

“Ya benar, telah terjadi kecelakaan pada pagi (Kamis 19 Juni 2025) pada pukul 06.45 WIB di ruas Jalan Raya Sudirman, penghubung Penggung–Ciperna, Kota Cirebon,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota, Ipda Rian Marfiliyanto saat diwawancarai di kantornya, Kamis (19/6/2025).

Menurut Rian, kecelakaan bermula saat pasangan suami istri, Juan (24) dan Indah (25), tengah menyeberang dari arah Gang Wanacala menuju arah Kuningan.

Saat itu, sebuah ambulans yang datang dari arah Kuningan ‘kagok’ dengan posisi motor mereka.

“Ambulans ini ternyata kagok dengan posisi motor pasutri tersebut, sehingga menabrak dan membanting stir ke kanan,” ucapnya.

Nahasnya, dari arah berlawanan muncul pengemudi ojol bernama Suad yang mengendarai motor Supra X, dan langsung tertabrak oleh ambulans.

“Korban ada tiga orang, yang sekarang dirawat di Rumah Sakit Ciremai dua orang dan di RSD Gunung Jati satu."

"Nah informasi saat ini, korban pengemudi ojol meninggal dunia di rumah sakit,” jelas dia. 

Ia juga mengungkapkan, bahwa ambulans tersebut membawa empat penumpang, terdiri dari dua pasien dan dua orang pendamping, ditambah seorang sopir.

“Jadi jika sama sopir, ada lima orang yang berada di dalam ambulans,” katanya.

Saat ini, semua kendaraan yang terlibat telah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Langkah-langkah penanganan kami, Unit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota, yaitu mendatangi TKP, mengidentifikasi korban, dan mengamankan barang bukti yang ada di tempat,” ujarnya. 

Pantauan Tribun, mobil ambulans berwarna abu-abu itu mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Arus lalu lintas sempat tersendat akibat insiden tersebut, dengan antrean kendaraan memanjang.

Kecelakaan ini pun sempat terekam kamera warga dan videonya viral di media sosial.

Dalam salah satu video, terlihat jasad korban pengemudi ojol berseragam jaket hijau tergeletak di pinggir jalan dan dikerumuni warga.

Sementara motor korban terlihat ringsek dan ambulans yang diduga jadi penyebab tabrakan tampak berada tidak jauh dari lokasi.

Kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunJabar.id)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di TribunJabar.id

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved