Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 1 Orang Tewas, Mobil Tabrak Truk Muatan Tebu Lalu Terguling

Terjadi kecelakaan maut di ruas Tol Pemalang-Batang, Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) pada kemarin hari Rabu (4/6/2025) malam.

Kolase TribunBanyumas.com
KECELAKAAN MAUT - Petugas tol PBTR saat melakukan evakuasi korban kecelakaan di KM 320+500 jalur B arah Jakarta, pukul 18.10 WIB atau tepatnya di wilayah Ampelgading, Kabupaten Pemalang. Dari kejadian ini, satu orang meninggal dunia, satu orang luka berat, dan satu luka ringan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di ruas Tol Pemalang-Batang, Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) pada kemarin hari Rabu (4/6/2025) malam.

Insiden nahas itu melibatkan kendaraan truk dengan mobil.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 1 orang tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pelajar Tewas di Tempat, Tabrakan 2 Motor

Musibah kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Insiden tragis ini melibatkan dua kendaraan, yakni Daihatsu Terios dan truk Hino bermuatan tebu, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, serta dua lainnya mengalami luka-luka.

Manajer Teknik dan Operasi PT PBTR Yulian Fundra Kurnianto saat dihubungi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Betul ada kecelakaan di tol, tepatnya di KM 320+500 jalur B arah Jakarta, pukul 18.10 WIB atau tepatnya di wilayah Ampelgading, Kabupaten Pemalang," kata Manajer Teknik dan Operasi PT PBTR Yulian Fundra Kurnianto.

Menurutnya, kronologi kejadian saat itu Daihatsu Terios bernopol B 1347 WYS yang dikemudikan oleh Herry Prasetiyo (45), seorang karyawan swasta asal Depok, melaju dari arah Semarang menuju Jakarta di lajur dua dengan kecepatan tinggi.

Saat mencoba mendahului kendaraan lain melalui lajur satu, Terios menabrak truk Hino bernopol D 9136 AF yang sedang melaju dengan kecepatan sedang di lajur tersebut.

"Diduga pengemudi mobil Terios kurang mengantisipasi jarak aman saat bermanuver.

Akibat benturan keras, kendaraan Terios terguling dan mengalami kerusakan berat, sementara truk Hino mengalami kerusakan ringan di bagian belakang.

Truk sempat meninggalkan tempat kejadian, namun berhasil diamankan petugas di Gerbang Tol Pemalang," ujarnya.

Kecelakaan ini menelan satu korban jiwa yang berinisial SK (40), yang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dua korban lain, RSR (15) dan RJK (6), mengalami luka-luka dan langsung dirujuk ke RSI Al-Ikhlas Pemalang.

RSR mengalami cedera kepala berat dan kini menjalani perawatan medis, sedangkan RJK mengalami luka ringan dan mendapat perawatan jalan.

"Dari hasil pemeriksaan awal, penyebab utama kecelakaan adalah kelalaian pengemudi Terios dalam menjaga jarak aman dan tidak memperhitungkan situasi lalu lintas saat mencoba berpindah lajur," ujarnya.

Aan panggilan akrabnya mengungkapkan, pada saat kejadian kondisi jalan dalam keadaan baik, cuaca cerah, serta arus lalu lintas lancar.

Lokasi kecelakaan berada di jalan lurus menanjak dengan perkerasan aspal.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati, menjaga kecepatan, dan memastikan jarak aman antar kendaraan guna menghindari kecelakaan serupa," tambahnya.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunBanyumas.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di TribunBanyumas.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved