Renungan Harian Kristen
Renungan Ibadah Persekutuan Lansia Kristen
Renungan ibadah lanjut usia (lansia) Kristen. Pembacaan alkitab terdapat pada Yohanes 21:1-14.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan ibadah lanjut usia (lansia) Kristen.
Berikut ini contoh renungan yang bisa digunakan para oma opa atau kakek nenek kristen, yang punya kerinduan untuk memimpin ibadah persekutuan.
Renungan ini bisa dibaca setiap hari.
Pembacaan alkitab terdapat pada Yohanes 21:1-14.
Tema perenungan Yesus Menampakkan Diri Setelah Bangkit Menyatakan la Adalah Tuhan.
Berikut isi renungannnya:
Ibu, Bapak lansia yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Selamat berada di minggu-minggu perayaan Paskah. Yesus Kristus sudah bangkit! Haleluya! Dalam penghayatan kebangkitan Yesus Kristus, Bacaan Alkitab sepanjang minggu ini Yohanes 21:1-14.
Tema renungan "Yesus menampakan diri setelah bangkit menyatakan Ia adalah Tuhan".
Betapa penting pernyataan melalui tema ini, oleh karena keragu-raguan telah membingungkan dan membimbangkan banyak orang termasuk murid-murid Yesus Kristus. Apakah benar Yesus Kristus bangkit?
Contohnya Tomas, murid Yesus Kristus, berkata "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku menaruh jariku ke dalam bekas paku itu serta menaru tanganku ke lambung-Nya, sekali-kali aku tidak percaya" (Yoh 20:25).
Ucapan Yesus Kristus kepada Tomas adalah jawaban untuk semua orang yang bimbang dan ragu "karena Engkau telah melihat aku, maka Engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat
namun percaya" (Yoh 20:29).
Ibu, Bapak lansia yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Penampakan diri Yesus Kristus kepada murid-murid hendak meyakinkan mereka bahwa guru mereka, yang bangkit
benar-benar adalah Tuhan.
Ia bukan bayangan saja, Ia bukan hantu tetapi Ia adalah pribadi sempurna, Ia adalah Tuhan.
Murid yang dikasihi yakni Yohanes dapat melihat Yesus Kristus dan berkata kepada Petrus, "Itu Tuhan" sangking kagetnya dan tidak merasa layak, Petrus terjun ke dalam danau.
Danau ini adalah danau Tiberias yang biasa disebut juga danau Genesaret atau Danau Galilea tempat Yesus Kristus memanggil para murid dari penjala ikan menjadi penjala manusia.
Yesus Kristus banyak membuat mujizat di tepi danau ini. Dan setelah bangkit, Yesus Kristus membuat mujizat lagi dan kita percaya kini, di sini dan masa yang akan datang mujizat-nya itu nyata, tidak ada yang mustahil.
Ibu, Bapak lansia yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Adakah di antara kita lansia, masih ragu tentang kuasa kebangkitan Yesus Kristus? Pernah seorang pendeta berkata
kepada seorang lansia, kenapa masih percaya dengan pegangan, obat-obatan, sembah berhala? Jawabnya "oh... itu
pendeta, itu hanya penjagaan saja di dunia, torang lai musti ada pegangan, obat jaga-jaga pendeta, torang ini masih di dunia belum di sorga, jadi musti ada itu!
Astaga, ini namanya mendua hati, sinkritisme, percaya kepada Tuhan Allah dan percaya pada allah-allah lain yang di Minahasa tempo doeloe disebut opo-opo.
Apabila masih ada kepercayaan-kepercayaan seperti itu di antara kita, tinggalkan yang jahat, dosa dicegah agar kita berkenan sampai Tuhan Allah mernanggil kembali ke pangkuan-Nya.
Kalau tidak mo mati susah mo mati, mo hidop susah mo hidop, siksa tu hidop.
Ibu, Bapak lansia yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Yesus Kristus tahu bahwa Simon Petrus dan teman-temannya telah kembali ke profesi semula sebagai penjala ikan.
Ia tahu bahwa mereka yang pergi menangkap ikan sepanjang malam, tidak menangkap apa-apa. Yesus Kristus berkata "hai anak-anak adakah kamu mempunyai lauk pauk? Jawab mereka tidak ada. tatap hari ini, apakah kebutuhan kita selalu terpenuhi?
Apakah kita tidak pemah kekurangan, apakah yang kita perlu selalu "Marilah kita coba tengok sejenak ke belakang dan
tersedia?
Harus kita akui bahwa sebagai manusia berdosa ada saatnya kita kehabisan lauk pauk.
Di tengah kesulitan, apakah
ibu, bapak lansia banyak mengeluh dan bersungut-sungut, atau selalu mengucap syukur? Tuhan Allah yang maha tahu
tidak pemah meninggalkan kita, la mengerti, Ia peduli yang di butuhkan oleh lansia.
Kepedulian Yesus Kristus nyata ketika Ia berkata kepada mereka: "tebarkanlah jalamu di sebelah kanan Perahu, maka kamu akan memperoleh."
Lalu mereka menebarkannya dan mereka mendapat ikan yang sangat banyak, jumlahnya 153 ekor dengan ukuran yang besar-besar.
Sungguh pun sebanyak itu, jala itu tidak koyak. Mengapa mereka mendapat ikan yang banyak? Karena mereka patuh,
setia pada perintah Yesus Kristus. Mereka percaya bahwa Ia adalah Tuhan yang menyediakan.
Ketaatan kita kaum lansia kepada kehendak Yesus Kristus pasti mendatangkan berkat. Berkat itu dipahami dan diimani
secara luas, tidak hanya materi, uang, makanan dan minuman.
Tetapi berkat kesehatan,kekuatan, ketenangan jiwa, rasa aman dan damai. Janganlah kuatir, jangan hidup bersungut-sungut.
Ayo bangkit dan bersemangat dengan iman yang teguh, periksa kesehatan cegah penyakit datang, tetaplah berdaya guna harus banyak senyum bersukacita senantiasa.
Ibu, Bapak lansia yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Ikan yang banyak adalah lambang kelimpahan berkat.
Setiap orang yang dijumpai oleh Yesus Kristus, yang berjalan bersama-Nya, yang percaya mujizat-Nya pasti masa tuanya
adalah masa bahagia.
Lihatlah, Yesus Kristus menyediakan makanan bagi murid-murid-Nya. Kata-Nya "marilah dan sarapanlah" telah tersedia roti dan ikan di atas api arang.
Yesus Kristus mengambil dan memberikannya kepada murid-murid dan juga ikan.
Yesus Kristus yang menampakan diri adalah roti kehidupan.
Ia berkata "Akulah roti hidup, la Yang memecah-mecahkan roti menunjuk pada tubuh-Nya yang terpecah di bukit Golgota untuk menyelamatkan dunia."
Sungguh Ia Tuhan menyediakan keselamatan kekal dan abadi. "Jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dengan hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka engkau akan diselamatkan" (Roma 10:9). Percayakah ibu bapak lansia atas firman ini?
Katakan percaya! Yesus kristus berkata "Akulah kebangkitan dan hidup, siapa yang percaya kepadaku, ia akan hidup walau ia sudah mati." (Yoh. 11:25).
lansia GMIM, bangkit dan bersemangat, nyatakan, saksikan, beritakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan sumber
berkat yang berkelimpahan. Amin.
Sumber: Bidang Ajaran dan Tata Gereja Sinode GMIM, edisi April - Mei 2025
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Pakatuan Wo Pakalawiren, Renungan Lansia GMIM 31 Mei-6 Juni 2026, Menghujat Roh Kudus Tak Diampuni |
|
|---|
| Bina Remaja GMIM, Renungan 31 Mei-6 Juni 2026, Barangsiapa Menghujat Roh Kudus Tidak Akan Diampuni |
|
|---|
| Pelita, Renungan P/KB GMIM 31 Mei - 6 Juni 2026, Barangsiapa Menghujat Roh Kudus Tidak Akan Diampuni |
|
|---|
| Upus Ni Mama, Renungan W/KI GMIM 31 Mei - 6 Juni 2026, Menghujat Roh Kudus Tidak Akan Diampuni |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen 30 Mei 2026, Kisah Para Rasul 2:39-40, Keselamatan Untuk Semua Generasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-ibadah-lanjut-usia-lansia-Kristenfgjfgjhgjghj.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.