Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Penjual Makanan Siap Saji Keliling di Manado Menjamur, BPOM Minta Terapkan Metode Organoleptik

Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manado mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati ketika membeli dan mengkonsumsi penganan dimaksud.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Fernando Lumowa/Tribun Manado
MAKANAN SIAP SAJI - Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manado Agus Yudi Prayudhana. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penjual makanan siap saji keliling di Manado menjamur. 

Fenomena ini mudah ditemui di sepanjang Jalan Pierre Tendean (Boulevard) Manado saban pagi. Begitu juga di sejumlah titik tertentu di Kota Manado.

Selain itu, penjual penganan ringan seperti bakso tusuk, cilok dan pentol juga sangat mudah ditemukan di Manado

Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manado mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati ketika membeli dan mengkonsumsi penganan dimaksud. 

Kepala BPOM Manado Agus Yudi Prayudhana mengatakan, pengawasan terhadap produk makanan siap saji keliling merupakan ranah pemerintah daerah. 

Meskipun demikian, pihaknya siap berkolaborasi melakukan pengawasan dan pengujian sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen (masyarakat). 

Kata Agus, dalam hal pengawasan makanan olahan dalam kemasan, BPOM senantiasa mengedukasi masyarakat agar melakukan langkah mudah yakni Cek KLIK. 

Cek KLIK adalah, langkah mengecek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa.

"Jika kemasan rusak, berjamur, atau label, izin edar dan kedaluwarsanya tidak sesuai, melewati batas waktu, jangan dibeli," kata Agus. 

Sementara, untuk makanan siap saji, memang gampang-gampang susah untuk memastikan keamanan dan higienitas. 

Menurut Agus, konsumen harus memastikan proses pengolahan, distribusinya apakah aman atau tidak. 

Meskipun demikian, ada cara paling mudah yang bisa dilakukan yakni dengan menerapkan prinsip organoleptik. 

Prinsip ini adalah metode penilaian kualitas produk, khususnya makanan dan minuman yang menggunakan panca indera manusia sebagai alat utama. 

Penilaian ini meliputi aspek seperti warna, rasa, aroma, tekstur, dan faktor-faktor lain yang berpengaruh pada daya terima konsumen.

"Pastikan tidak ada perubahan warna, rasa dan bau. Kalau sudah ada perubahan, hendaknya tidak dikonsumsi," ujarnya.(ndo)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved