Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Perempuan Penjual Sayur Tewas, Motor Tabrakan dengan Mobil

Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kota Bangkalan, Madura, Jawa Timur (Jatim) pada kemarin hari Minggu pagi.

TribunJatim.com/Ahmad Faisol
KECELAKAAN MAUT: Personel Unit Laka Lantas Polres Bangkalan memeriksa bagian depan Honda HRV warna putih nopol M 1944 NK yang ringsek berat setelah lajunya terhenti usai menabrak sebuah toko di Jalan Raya Desa Gebang, Kelurahan Bancaran, Kota Bangkalan, Jatim pada Minggu (27/4/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden nahas itu melibatkan kendaraan mobil dengan sepeda motor hingga mengakibatkan seorang wanita penjual sayur tewas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur (Jatim) pada kemarin hari Minggu pagi.

Insiden nahas itu melibatkan kendaraan mobil dengan sepeda motor.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang wanita penjual sayur tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Wanita Guru SMP Tewas Tertabrak Bus, Korban dan Suaminya Alami Kecelakaan

Musibah kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Keheningan suasana pagi buta mendekati kawasan Pasar Gebang, Kelurahan Bancaran, Bangkalan, Jatim mendadak gaduh setelah mobil Honda HRV bertabrakan dengan sepeda motor Supra, Minggu (27/4/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. 

Laju mobil berwarna putih itu terhenti setelah menabrak sebuah toko di pinggir jalan, seorang perempuan berinisial SH (38) meninggal di lokasi kejadian.

SH merupakan warga Kampung Pocogan, Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya. 

Perempuan tersebut dikenal warga sekitar Pasar Gebang sebagai ‘luk malluk’ atau penjual sayur keliling mengendarai sepeda motor lengkap dengan rengkek berbahan kayu di bagian jok belakang.

Dalam video yang beredar terdengar suara seorang pria dalam Bahasa Madura yang artinya berikut ini "Warga Sokobanah, Sampang menabrak penjual sayur.

Kondisinya mengenaskan, saya takut yang mau melihat langsung, mobil dari Sokobanah hendak antar orang ke Malaysia.

Keterangan Polisi

Kasat Lantas Polres Bangkalan, AKP Diyon Fitrianto membenarkan bahwa korban pengendara sepeda motor yang tewas di lokasi kejadian adalah penjual sayur.

Ia berkendara dari Selatan menuju Pasar Gebang.

“Sementara mobil HRV berjalan dari arah Utara, akibat jalur juga agak sempit sehingga terjadi kecelakaan.

Akibat dari kejadian itu, satu orang yang diduga penjual sayur meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Diyon.

Selain menyebabkan satu orang meninggal dunia, insiden kecelakaan lalu lintas itu juga menyebabkan empat orang; tiga perempuan dan seorang sopir Honda HRV menderita luka.

Sopir mobil HRV dengan nopol M 1944 NK itu berinisial AK (38), warga Desa Bira, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Sopir AK menderita luka ringan bersama dua penumpang lainnya; berinisial DF dan MH.

Sementara satu penumpang lainnya menderita luka berat.

Mereka dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan.

Pantauan Tribun Jatim di Kantor Unit Laka Lantas Polres Bangkalan, mobil HRV mengalami rusak berat di bagian moncong. 

Dua buah air bag di bagian sopir dan penumpang depan kondisinya terbuka.

Mobil tersebut tampak masih dalam kondisi baru karena plastik pada jok mobil belum dilepas.

Pada bagian depan mobil tampak bercak berwarna merah yang diduga bekas darah dari korban meninggal dunia.

“Sejauh ini kami masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kecelakaan itu.

Betul, mobil dari arah Sokobanah (Sampang) menuju Bangkalan,” pungkas Diyon.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunJatim.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di TribunJatim.com

Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved