Breaking News
Kamis, 4 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 2 Anak Balita Tewas, Truk Tabrak Rumah

Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada hari kemarin Rabu dini hari.

Tayang:
Dokumentasi Polsek Lubuk Kilangan
KECELAKAAN MAUT: Satu unit truk tangki CPO mengalami rem blong hingga menabrak rumah di Jalan Raya Padang-Solok, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Rabu (23/4/2025). Akibat kecelakaan ini, membuat dua orang meninggal dunia, dan dua orang luka ringan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada hari kemarin Rabu dini hari.

Insiden nahas itu melibatkan kendaraan truk yang menabrak rumah.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 2 orang tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pelajar Tewas, Tabrakan Bus dan Motor

Musibah kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Truk tangki CPO diduga mengalami rem blong terjadi di Jalan Raya Padang-Solok, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumbar, pada Rabu (23/4/2025).

Kecelakaan ini terjadi akibat diduga kendaraan truk mengalami rem blong, walaupun masih dalam pendalaman pihak kepolisian.

Insiden ini mengakibatkan sebanyak dua orang meninggal dunia, dan dua orang lainnya luka-luka.

Korban merupakan ibu dan anak-anaknya yang sedang berada di dalam rumah.

Selain itu, ruang tamu dan kamar rumah korban mengalami kerusakan cukup parah.

Daftar fakta kecelakaan di Kota Padang Sumatera Barat:

1. Polisi Menduga Truk Alami Rem Blong

Kecelakaan ini terjadi pada malam hari sekitar pukul 01.15 WIB.

Diduga, truk tangki CPO mengalami rem blong hingga menghantam satu unit rumah.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan ini terjadi pada pukul 01.30 WIB.

"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas truk menabrak rumah pada pukul 01.30 WIB," kata Kompol Sosmedya.

Ia mengatakan, akibat kecelakaan tersebut membuat dua orang meninggal dunia, dan dua orang luka ringan.

Kata dia, kendaraan truk tangki CPO ini datang dari arah Solok menuju Padang.

Diduga mengalami rem blong, sehingga menabrak pembatas jalan dan terus melaju menyeberangi jalan.

2. Pengakuan Sopir Truk

Bisriendra Nardi (44), sopir truk, menuturkan rem blong terjadi secara tiba-tiba.

Sebelum kejadian ia berangkat dari Kabupaten Dharmasraya hendak menuju Kota Padang.

Saat hendak berangkat hingga mendekati lokasi kejadian, ia tidak curiga ataupun merasakan tanda-tanda bahwa rem truk tangki tersebut akan blong.

"Tidak tau, tanda-tandanya pun tidak ada, tiba-tiba saja rem nya blong," katanya.

Saat rem blong tersebut, Nardi tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak rumah warga.

3. Truk Tabrak Pembatas Jalan, Sebelum Hantam Rumah Korban

Paman korban, Alfiandri (54), menceritakan truk tersebut lebih dulu menabrak pembatas jalan dan pohon sebelum akhirnya menghantam rumah yang ditempatinya bersama keluarga.

“Truk itu menabrak dari depan rumah, langsung menghantam ruang tamu sampai menembus kamar,” ujarnya.

4. Dua Anak Meninggal Dunia

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan truk menabrak rumah mengakibatkan dua anak meninggal dunia.

"Kemudian menabrak rumah dan menyebabkan korban jiwa," ujarnya.

Untuk korban jiwa diketahui bernama Harpen Masegaf (5) dan Kalia Blisa (3).

5. Dua Orang Mengalami Luka-luka

Ketua Rt 01/Rw 01 Kelurahan Padang Besi, Diki Nova Deswana, mengatakan bahwa pemilik rumah bernama Yuliana dan anaknya Muhammad Rafa mengalami luka-luka.

Korban telah dibawa ke rumah sakit Semen Padang untuk menjalani perawatan.

Paman korban, Alfiandri, menjelaskan ibu dan anaknya mengalami luka yang cukup serius.

“Ibu dari korban mengalami luka cukup serius, kakinya patah dan perutnya memar,” tambah Alfiandri.

6. Sopir Truk Mengalami Patah Pada Bagian Bahu

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, menyebutkan untuk kondisi sopir mengalami patah pada bagian bahu sebelah kanan.

Kata dia, sopir telah dibawa ke Rumah Sakit Semen Padang.

"Untuk korban luka ringan dan meninggal dunia sedang berada di rumah, dan datang kendaraan truk diduga mengalami rem blong," kata Kompol Sosmedya.

7. Ruang Tamu dan Kamar Rusak

Diketahui bahwa truk ini dikemudikan oleh Bisriendra Nardi (44) seorang sopir yang beralamat di Komplek Cendana, Rt 03/Rw 02, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Selain menyebabkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka, truk juga merusak rumah korban.

Rumah korban mengalami kerusakan pada bagian ruang tamu dan kamar.

"Untuk korban dari truk tangki CPO yang menabrak rumah ini satu keluarga, dan yang meninggal dunia merupakan anak kandungnya," kata Ketua Rt 01/Rw 01 Kelurahan Padang Besi, Diki Nova Deswana.

Ia mengatakan, untuk korban meninggal dunia ada dua orang, sedang ibunya bernama Yuliana bersama satu orang anaknya mengalami luka ringan.

"Anak kandungnya yang meninggal dunia, itu masih kecil-kecil. Informasinya korban sedang berada di dalam kamar bersama anak-anaknya," katanya.

Diki Nova Deswana menyebutkan untuk kejadian ini membuat ruangan tamu sampai ke dalam kamarnya.Sedangkan untuk kendaraan truk tangki CPO masih berada di lokasi kejadian dan belum dievakuasi.

Namun, pada saat ini pihak kepolisian telah telah mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi.

"Untuk korban meninggal dunia, Insha Allah akan dimakamkan pada hari ini," kata Diki Nova Deswana.

Sedangkan untuk jarak rumah dari jalan raya cukup dekat.

8. Proses Evakuasi Sulit, dan Berlangsung Lama

Paman korban, Alfiandri, mengungkapkan bahwa proses evakuasi korban berlangsung cukup lama, sekitar dua jam, karena kondisi rumah yang rusak parah menyulitkan akses masuk.

“Kami sempat kesulitan mengevakuasi, banyak bagian rumah yang tertimpa puing,” katanya.

Terkait penyebab kecelakaan, Alfiandri menduga truk tidak dalam kondisi rem blong.

“Kalau rem blong, seharusnya truk sudah mengalami kecelakaan dari atas. Tapi ini seperti tidak terkendali,” jelasnya.

Pantauan TribunPadang.com di lokasi, rumah korban saat ini dipenuhi pelayat dan warga yang penasaran melihat kondisi bangunan dan mobil.

Garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi kejadian.

Truk tangki yang menabrak rumah masih berada di tempat, sementara kaca-kaca pecah dan puing-puing terlihat berserakan di jalan sekitar.

Bagian depan rumah, terutama ruang tamu, mengalami kerusakan parah.

Beberapa dinding rumah juga tampak retak akibat benturan keras.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunPadang.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di TribunPadang.com

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved