Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ricuh di Ratatotok

Penyebab Kericuhan di Ratatotok Mitra, Satu Orang Meninggal Dunia

Penyebab kericuhan di Ratatotok, Mitra. Satu orang bernama Asael Christofer Makausi meninggal dunia.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku
KORBAN - Pria asal Manado Asael Christofer Makausi (31) jadi korban saat kericuhan di Ratatotok Mitra Sulut. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi. Akhirnya terungkap apa yang menjadi penyebab kericuhan di Ratatotok, Mitra. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - RATAHAN - Penyebab kericuhan yang terjadi di Kecamatan Ratatotok, Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara pada Senin (24/3/2025), akhirnya terungkap.

Dua kubu terlibat kericuhan setelah seorang anak muda mendapatkan tikaman.

Satu orang pemuda dikabarkan meninggal dunia dalam peristiwa ini.

Berdasarkan informasi yang didapat TribunManado.co.id di Polsek Ratatotok, kericuhan ini bermula saat korban yang bernama Crisdio Dona Putra (18) warga Basaan sedang berkendara dengan teman-teman di desa Ratatotok

Sekira pukul 01.00 Wita, korban diadang pelaku yang berinisial RT alias Buteng.

Buteng mencabut pisau dari balik bajunya dan menikam korban dipunggung dan kaki.

Korban sempat menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ratatotok.

Pada pukul 03.00 Wita, sekumpulan anak muda dari desa Basaan kemudian melakukan pencarian terhadap Buteng yang melakukan penikaman.

Ketika berada di desa Ratatotok, mereka berpapasan dengan gerombolan nak muda dari desa Ratatotok.

Dua kubu ini kemudian terlibat kericuhan.

Atas peristiwa itu, seorang pria bernama Asael Christofer Makausi meninggal dunia setelah mendapatkan luka tembakan diperut sebelah kiri. 

Setelah kericuhan, pelaku penikaman yang berinisial RT alias Buteng sudah ditangkap pihak kepolisian.

Tetapi pelaku yang diduga melakukan pembunuhan terhadap korban Asael Christofer Makausi hingga Senin malam belum tertangkap.

Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya kepada awak media mengatakan sudah turun ke TKP bersama stakeholder.

"Kita juga masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan penembakan ini," ujarnya.

"Saya minta masyarakat menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada kami," tandas dia.

Pihak Polres Mitra juga terus melakukan penyelidikan terkait kericuhan. (Nie)

-

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved