Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2025

Niat dan Tata Cara Sholat Lailatul Qadar

Maka dari itu, bagi umat muslim yang ingin mendapatkan malam Lailatul Qadar dianjurkan melakukan iktikaf di masjid.

Tayang:
Editor: Indry Panigoro
Bangka Pos
LAILATUL QADAR: Ilustrasi berdoa memohon kebaikan di malam Lailatul Qadar, Selasa 18 Maret 2025. Lailatul qadar adalah Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadhan bagi umat Islam. Dalam Islam, malam ini dianggap lebih baik dari seribu bulan lainnya.  

TRIBUNMANADO.CO.ID - Puasa Ramadan telah memasuki hari ke-18 hari ini Selasa 18 Maret 2025.

Artinya tidak lama lagi umat Islam akan memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Menjelang akhir Ramadhan, umat Islam berbondong-bondong mengejar Lailatul Qadar.

Diketahui di antara malam-malam bulan yang sarat dengan berkah dan kemuliaan, Lailatul Qadar memiliki keistimewaan yang unik.

Namun, ada suatu aspek yang membuatnya begitu misterius - yaitu ketidakpastian mengenai tanggal pastinya. Pertanyaan yang sering muncul adalah: mengapa waktu Lailatul Qadar begitu rahasia?

Salah satu alasan utama mengapa tanggal pasti Lailatul Qadar tidak diumumkan adalah untuk menjaga semangat dan motivasi umat Islam.

Melansir muhammadiyah.or.id, dalam ajaran Islam, keberkahan dan keistimewaan Lailatul Qadar dianggap lebih besar daripada seribu bulan.

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadhan bagi umat Islam.

Dalam Islam, malam ini dianggap lebih baik dari seribu bulan lainnya. 

Dipercaya bahwa pada malam ini, Al-Qur'an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril.

Umat Islam melakukan ibadah khusus seperti salat, zikir, dan membaca Al-Qur'an pada malam ini, berharap mendapatkan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. 

Tanggal pastinya tidak diketahui secara pasti, tetapi biasanya dicari pada 10 hari terakhir bulan   , terutama pada malam ganjil, seperti malam ke-21, ke-23, atau ke-27.

Maka dari itu, bagi umat muslim yang ingin mendapatkan malam Lailatul Qadar dianjurkan melakukan iktikaf di masjid.

Selama beriktikaf, umat Islam harus memperbanyak membaca doa sebagai berikut.

Doa Malam Lailatul Qadar

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Allaahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii

Artinya: "Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau Mencintai Pemaafan, maka maafkanlah aku."

Dianjurkan juga membaca surah Al-Baqarah: 201.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ...

...Rabbana atina fiddunya hasanah, Wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar

Artinya: "Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka."

Selain membaca doa saat malam Lailatul Qadar, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amalan dan ibadah pada 10 hari terakhir pada bulan Ramadan. Satu di antaranya adalah mendirikan salat sunah malam Lailatul Qadar.

Melansir dari kitab Durratun Nashihin halaman 272, inilah bacaan niat dan tata cara salat malam Lailatul Qadar.

Niat dan Tata Cara Shalat Lailatul Qadar

Salat malam Lailatul Qadar dilaksanakan sedikitnya 2 rakaat 1 kali salam, atau bisa juga dilakukan sebanyak 4 rakaat 1 kali salam tanpa tasyahud awal.

Salat malam Lailatul Qadar dilakukan maksimal sampai 12 rakaat.

1. Membaca Niat

Niat Sholat 2 Rakaat


أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Ushalli Sunnata lailatil Qadri Rak’ataini Lillahi Ta’aalaa

Artinya: “Saya niat salat sunah lailatil qadr dua rakaat karena Allah Ta’ala”.

Niat Sholat 4 Rakaat


أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Ushalli Sunnata lailatil Qadri Arba’arakaatin Lillahi Ta’aalaa

Artinya: “Saya niat sholat sunnah lailatil qadr empat rakaat karena Allah Ta’ala”.

2. Takbiratul Ikhram

Salat Lailatul Qadar dimulai dengan melakukan gerakan takbiratul ikhram, dengan membaca kalimat takbir: Allahu Akbar.

3. Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek
 
Membaca Al-Fatihah pada rakaat 1 hingga rakaat keempat. Kemudian membaca surat At-Takasur, Al-Qadr, Al-Ikhlas berturut-turut sebanyak tiga kali atau bisa juga membaca surat lain semampunya.

4. Tidak ada tahiyat awal

Agak berbeda dengan pelaksanaan salat wajib yang memiliki jumlah rakaat yang sama yakni empat rakaat, pada salat malam Lailatul Qadar jika telah sampai pada rakaat kedua, maka tidak perlu duduk tahiyat awal, melainkan langsung bangun dan melanjutkan rakaat ketiga.

5. Tahiyat akhir pada rakaat keempat

Sampai pada rakaat keempat, maka duduklah dan bacalah doa tahiyat yang sama dengan doa tahiyat pada salat wajib.

Setelah membaca doa tahiyat akhir, dilanjutkan melakukan salam.

Artikel ini telah tayang di Kompas TV

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com 

Baca Berita Lainnya di: Google News

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: TribunJatim.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved