Ramadan 2025
Nuzulul Quran - Sejarah, Keutamaan dan Amalan
Pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam (maghrib), peringatan Malam Nuzulul Quran sudah bisa dilakukan sejak Ahad/Minggu malam, 16 Maret 2025.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak selengkapnya, penjelasan tentang Nuzulul Quran.
Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad SAW. Nuzulul Quran berasal dari Nuzul atau menurunkan sesuatu dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah dan Al Quran yaitu kitab suci umat Islam (secara bahasa). Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Al Quran dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad untuk digunakan sebagai petunjuk bagi umat Islam.
Kapan Terjadi Nuzulul Quran ?
Nuzulul Quran terjadi pada hari ke-17 bulan Ramadan, karena Rasulullah SAW menerima wahyu Al-Quran pertama kali pada 17 Ramadan.
Hal ini sesuai dengan ayat Al-Quran QS. Al Anfal ayat 41:
وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِنْ كُنْتُمْ آمَنْتُمْ بِاللَّهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya: "Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Hari Al Furqaan merupakan hari saat terjadinya perang Furqaan, yang pada saat itu jatuh pada 17 Ramadan.
Sesuai dengan kalender hijriah yang dirilis Kemenag, Nuzulul Quran atau 17 Ramadan jatuh pada Senin, 17 Maret 2025. Namun, karena dalam sistem kalender Hijriah pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam (maghrib), peringatan Malam Nuzulul Quran sudah bisa dilakukan sejak Minggu malam, 16 Maret 2025.
Sejarah Nuzulul Quran
Dosen Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta, Sulhani Hermawan menjelaskan bahwa ada masa ketika diturunkannya Al-Quran dalam bentuk keseluruhan, dan sifatnya tidak tersentuh oleh siapapun, kecuali oleh orang yang disucikan Allah SWT.
Al-Quran turun dalam dua waktu. Al-Quran turun pertama kali dari Lauhul Mahfuz ke Baitul 'Izzah di langit bumi. Peristiwa diturunkannya Al-Quran dari Lauhul Mahfuz ke Baitul 'Izzah inilah yang disebut sebagai malam Lailatul Qadar.
Setelah itu, baru Allah menurunkan Al-Quran dari langit bumi kepada Rasulullah SAW secara berangsur dan bertahap yang disebut sebagai malam Nuzulul Quran.
Diturunkannya lafaz dan makna Al-Quran dilakukan berangsur-angsur selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari, atau 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah.
Hal tersebut seperti dijelaskan dalam Surat Al Qadr 1-5, Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar." (QS. Al Qadr 1-5)
Amalan Saat Nuzulul Quran
Saat malam Nuzulul Quran sebaiknya kita memperbanyak amalan. Berikut amalan yang bisa dikerjakan.
- Membaca Al Quran
- Tadabur Al Quran
- Mendirikan shalat malam
- Itikaf
- Memperbanyak Zikir
1. Membaca Alquran
Hari istimewa membaca Alquran sebenarnya adalah selama bulan ramadan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam kutipan surat Al Baqarah :185.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ
"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)..."
Turunnya Al Quran terjadi pada malam yang diberkahi. Allah SWT juga berfirman dalam surat Ad Dukhan :3.
إِنَّا أَنزَلْنَ هُ فِى لَيْلَةٍ مُّبَ رَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ
"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan."
Anjuran membaca Al Quran sebagaiman dikutip dari hadis Abdullah bin Abbas,¨"Dahulu Malaikat Jibril senantiasa menjumpai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada setiap malam Ramadhan, dan selanjutnya ia membaca Al Qur’an bersamanya” (HR.Bukhari).
2. Tadabur Alquran
Membaca Alquran di bulan ramadan apalagi di malam Nuzulul Quran saat dianjurkan. Tapi selain itu kita juga sebaiknya mentadaburinya. Kita juga perlu mengetahui arti, makna serta hikmah dibaliknya. Sebagaimana Al Quran merupakan pedoman umat manusia yang mesti dipahami untuk menjadi cara hidup.
3. Sholat Malam
Sebagaimana diriwayatkan dalam hadis dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda,
"Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR.Bukhari).
4. Itikaf
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut.
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ اْلعَشَرَ اْلأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ. [رواه مسلم]
Artinya: "Bahwa Nabi saw melakukan i'tikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadhan, (beliau melakukannya) sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan i'tikaf setelah beliau wafat," (HR. Muslim).
5. Memperbanyak Zikir
Allah SWT selalu mengingatkan umat-Nya untuk membaca firman-Nya, sebagaimana terkandung dalam Al Quran surat Faathir 29-30.
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri."
Keutamaan Nuzulul Quran
- Lebih baik dari seribu bulan
- Diampuninya dosa-dosa oleh Allah SWT
- Malam penuh keberkahan
- Banyaknya malaikat yang turun ke Bumi
- Malam dimana takdir tahunan dicatat
- Turunnya Berbagai Kitab Suci
Simak penjelasannya
1. Lebih Baik Dari Seribu Bulan
Hal ini sesuai dengan firman allah SWT,
"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (QS.Al-Qadr:3)
Disebut lebih baik maksudnya adalah amalan dan ibadah yang kita lakukan selama satu malam di malam Nuzulul Quran lebih baik dari amalan yang dilakukan selama seribu bulan.
2. Diampuninya Dosa-dosa
Hal ini sesuai dengan hadis Nabi sebagai berikut.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه.
"Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari).
3. Penuh Keberkahan
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT.
"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi." (QS. Al-Dukhan:3)
Disebut sebagai malam penuh berkah karena Al-Quran diturunkan ke bumi pada satu malam di bulan Ramadhan dan malam tersebut menjadi malam yang penuh dengan keberkahan.
4. Banyaknya Malaikat Turun ke Bumi
Sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al Qadr.
”Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS.Al-Qadar[97]:5)
Dikutip dari Tribunnews.com, Sa’id ibnu Mansur mengatakan, bahwa telah menceritakan kepada kami Hisyam, dari Abu Ishaq, dari Asy-Sya’bi sehubungan dengan makna firman-Nya:
“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan” (QS.Al-Qadar [97]:4). Maknanya ialah salamnya para malaikat di malam Lailatul Qadar kepada orang-orang yang ada di dalam masjid sampai fajar terbit.
5. Takdir Tahunan Dicatat
"Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (QS. Al-Dukhan:4).
Urusan yang dimaksud di sini meliputi rezeki, hidup, mati, untung, dan sebagainya.
Jika pada malam Nuzulul Quran kita bisa menghidupkannya sepanjang malam, maka akan mendapat keberkahan dan takdir baik.
6. Turunnya Berbagai Kitab Suci
Dikutip dari rumaysho.com, Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Bulan Ramadhan adalah bulan pilihan diturunkannya Al-Qurán yang mulia.
Bahkan kitab suci ilahiyah juga diturunkan oleh Allah di bulan Ramadhan pada para nabi.”(Tafsir Al-Qurán Al-Ázhim, 2:57).
Diriwayatkan dari Watsilah bin Al-Asqa’, Rasulullah SAW bersabda, “Shuhuf Ibrahim diturunkan pada awal Ramadhan. Taurat diturunkan pada awal-awal Ramadhan. Injil turun pada 13 Ramadhan.
Sedangkan Al-Quran diturunkan Allah SWT pada 24 Ramadhan.” (HR. Ahmad, 4:107, dihasankan oleh Imam As-Suyuthi. Syaikh Al-Albani menyebutkan hadits ini dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1575).
Namun diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah, Zabur diturunkan pada 12 Ramadhan, Injil diturunkan pada 18 Ramadhan, sedangkan yang lainnya sama seperti disebutkan di atas. (HR. Abu Ya’la, hadits ini dhaif jiddan).
Shuhuf (lembaran) Ibrahim, Taurat, Zabur, dan Injil diturunkan masing-masing pada nabi-nabinya sekaligus (jumlatan waahidatan).
Sedangkan Al-Quran diturunkan sekaligus di Baitul Izzah di langit dunia, ini terjadi pada Lailatul Qadar di bulan Ramadhan. Sebagaimana dijelaskan dal Surat Al Qadr.
(Tribunmanado.co.id/Tribunnews.com/Prohaba.co)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| 50 Ucapan Perayaan Idulfitri 2025 yang Penuh Makna dan Berkesan untuk Sahabat |
|
|---|
| Daftar 40 Balasan Ucapan Selamat Idul Fitri yang Hangat dan Berkesan |
|
|---|
| Berikut 3 Langkah Membayar Fidyah, Simak Juga Besarannya |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa 30 Ramadan 1446 H di Bitung, Sulawesi Utara |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa 30 Ramadan 1446 H di Manado, Sulawesi Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Nuzulul-Quran-Sejarah-Keutamaan-dan-Amalan-yang-Sebaiknya-Dikerjakan.jpg)