Kebakaran di Manado
Pasca Kebakaran, Santri Pesantren Al Muhajirin Manado Dipulangkan ke Rumah Masing-masing
Kebakaran yang menimpa Pesantren Al Muhajirin di Bailang, Kecamatan Bunaken, Manado, berdampak besar bagi para santri.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID – Kebakaran yang menimpa Pesantren Al Muhajirin di Bailang, Kecamatan Bunaken, Manado, berdampak besar bagi para santri.
Pimpinan pesantren, Fejri Gasman, mengungkapkan, seluruh santri yang menghuni asrama akan dipulangkan ke rumah masing-masing.
“Mereka yang tinggal di asrama kini hanya punya pakaian di badan. Semua barang habis terbakar,” ujarnya.
Diketahui, ada 15 santri yang menghuni asrama, terdiri dari 10 laki-laki dan 5 perempuan.
Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Amurang dan Kota Bitung.
Karena kondisi asrama yang sudah tidak layak huni, pihak pesantren memutuskan untuk memulangkan mereka sementara waktu.
Selain itu, kegiatan belajar mengajar di pesantren juga diliburkan untuk sementara waktu.
Hingga kini, area lantai dua pesantren yang terbakar masih dipasangi garis polisi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. (Pet)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Kebakaran 14 Rumah di Singkil Manado, Kerugian Capai 700 Juta |
|
|---|
| Cerita Anna, Ibu yang Goreng Tahu saat Kebakaran di Singkil Manado, Susah Payah Selamatkan sang Anak |
|
|---|
| Update Kebakaran di Singkil Manado: 15 Rumah Terbakar, 17 Keluarga Terdampak, 5 Bayi Butuh Pakaian |
|
|---|
| Kronologi dan Penyebab 14 Rumah di Singkil Manado Terbakar, Berawal dari Kompor yang Lupa Dimatikan |
|
|---|
| 36 Kebakaran Terjadi di Manado Hingga Maret 2026, Ini Penyebab Utamanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/KEBAKARAN-Potret-Pimpinan-Pesantren-Al-Muhajirin-Manado-Fejri-Gkhjk.jpg)