Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Populer Sulawesi Utara

Berita Populer Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling Komit Lanjutkan Pembangunan Olly Dondokambey

YSK mengaku sudah berkordinasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional untuk mengalokasikan anggaran ke Sulut untuk membangun Langowan.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado
FOTO BERSAMA - Calon terpilih Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan calon terpilih Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay berfoto bersama dengan Karyawan Tribun Manado pada acara HUT ke-16 Tribun Manado, Senin (3/2/2025). 

Untuk melakukan penarikan kembali perkara pemohon yang diajukan pemohon

Menetapkan permohonan dalam perkara-perkara tersebut diatas ditarik kembali. 

Menyatakan pemohon tidak dapat mengajukan kembali permohon aquo

Memerintahkan Panitera Mahkamah Konstitusi untuk memberikan salinan berkas kepada masing-masing pemohon. 

Mendengar putusan YSK-Victor dan rombongan langsung bersorak dan berjabat tangan tanda perselisihan Pilkada Sulut selesai.

Pelantikan

Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pelantikan kepala daerah nonsengketa di MK akan digelar serentak pada 20 Februari.

Pemilihan tanggal tersebut telah disepakati Presiden Prabowo Subianto setelah jadwal semula pada 6 Februari dibatalkan, menyusul perubahan jadwal putusan dismissal di MK. 

"Saya melapor kepada Pak Presiden. Dan saya menyampaikan, beliau memilih tanggal 20 [Februari], hari Kamis," kata Tito dalam rapat kerja di Komisi II DPR, Senin (3/2).

Kepala daerah yang akan dilantik adalah kepala daerah terpilih tanpa sengketa di MK maupun yang bersengketa tetapi sudah menempuh putusan dismissal.

"Akan dilaksanakan serempak oleh bapak Presiden untuk bapak gubernur bupati walikota yang nonsengketa 296 ditambah yang dismissal kita gak tahu jumlahnya itu digabung hanya satu kali," ujarnya.

Salah satu dasar pelantikan digelar serentak antara kepala daerah yang tidak bersengketa di MK dengan yang bersengketa di MK yakni karena keinginan Presiden Prabowo.

Menurut dia, Presiden Prabowo menginginkan pelantikan segera dilakukan agar kerja pemerintah sampai ke daerah bisa berjalan. 

Untuk lokasi pelantikan, Tito memastikan pelantikan akan digelar di ibu kota negara yang saat ini masih berkedudukan di Jakarta.

Namun, masalah tempat, kata dia, masih akan dibahas lebih lanjut. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved