Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral Medsos

Sosok Calvin, Atlet Taekwondo Sabuk Hitam yang Dihajar Sang Istri hingga Bonyok, Sering dapat KDRT

Pemegang sabuk hitam taekwondo tersebut bonyok usai dihajar istri hingga dilaporkan hilang dan dicari oleh keluarga. 

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Gryfid Talumedun
Sosok Calvin, Atlet Taekwondo Sabuk Hitam yang Dihajar Sang Istri hingga Bonyok, Sering dapat KDRT 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini sosok Calvin, atlet taekwondo bersabuk hitam yang dihajar sang Istri.

Dia juga adalah ASN di Pemkab Bandung Barat golongan III.

Namun, Calvin sempat tak masuk kerja lantaran mengaku sakit.

Usut punya usut, ternyata Calvin babak belur dihajar istrinya sendiri. 

Keluarga mencari Calvin yang sempat hilang karena tak pulang ke rumah.

Sebelumnya Viral di media sosial, Calvin dengan foto-foto wajah yang sudah babak belur. 

Dari keterangan keluarga korban, Calvin merupakan atlet taekwondo sabuk hitam itu mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari istrinya. 

Pemegang sabuk hitam taekwondo tersebut bonyok usai dihajar istri hingga dilaporkan hilang dan dicari oleh keluarga. 

Pria tersebut diketahui seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bandung Barat, viral di media sosial dengan foto-foto wajah yang sudah babak belur. 

Dari keterangan keluarga korban bernama Calvin, pria yang merupakan atlet taekwondo sabuk hitam itu mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari istrinya. 

Calvin disebut sudah mendapatkan KDRT selama berbulan-bulan lamanya. 

Mengutip Wartakotalive, pada Senin (20/1/2025) kasus KDRT dialami Calvin itu terungkap setelah diendus pihak keluarganya. Kini, pihak keluarga tambah khawatir karena ternyata Calvin hilang setelah izin lari pagi.

Dalam unggahan yang beredar sang kakak membagikan cerita kejanggalan kehidupan adiknya itu setelah menikah dengan istrinya.

Sang kakak pun mengaku tak menyangka adiknya bisa menjadi korban KDRT oleh istrinya.

“Tidak menyangka ini bisa terjadi di keluarga saya, adik saya sering kena KDRT oleh istrinya.”

“Saat ini (Sabtu, 18 Jan 2025) hilang belum pulang sejak ijin lari pagi di padahal kita sudah melarang tapi adik saya kabur dengan memanjat pagar. Mohon bantuannya,” ungkap keterangan sang kakak, dikutip unggahan tersebut.

Dalam unggahan itu, sang kakak membeberkan ciri-ciri Calvin terakhir kali. Calvin mengenakan sweater cream, celana training hitam, sepatu putih, kaos warna merah.

Diketahui Calvin merupakan seorang ASN di golongan III Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Barat.

Menurut informasi yang beredar, beberapa rekan kerja ASN-nya bercerita beberapa kali melihat kondisi Calvin tak baik-baik saja.

Kapolsek Ciparay, Iptu Ilmansyah membenarkan bahwa korban beserta keluarganya telah melakukan pelaporan terkait kasus tersebut pada Rabu (15/1/2025) lalu.

Ilmansyah menegaskan bahwasanya pelaporan tersebut dilakukan atas desakan keluarga korban, sedangkan korban sendiri mengaku enggan melaporkan istrinya tersebut ke jalur hukum.

"Betul sudah ada bikin laporan. Jadi Rabu (15/1/2025) kami menerima kedatangan keluarga korban beserta korban si ASN itu, cuma perlu digarisbawahi korban tidak mau laporan. Tapi dorongan dan desakan pihak keluarga akhirnya bikin laporan," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (20/1/2025).

Setelah menerima laporan, Ilmansyah mengatakan bahwa pihaknya melakukan visum terhadap korban dan menjadwalkan pemeriksaan istri korban pada Sabtu (18/1/2025) lalu.

Namun sebelum pihaknya melakukan pemeriksaan kepada istri korban, Ilmansyah menjelaskan korban datang sendiri ke Polsek dan melakukan pencabutan laporannya.

"Sebelum kedatangan istri korban, si korban datang ke Polsek jam 8 pagi dengan tujuan untuk mencabut laporan. Kami tidak janjian tidak ada komunikasi sama sekali dengan korban atau keluarga," katanya.

Usai mencabut laporan tersebut, Ilmansyah mengungkapkan bahwa korban mengaku ingin menenangkan diri terlebih dahulu dan memilih tidak pulang ke rumahnya di Ciparay atau Cimahi. 

Sedangkan istri korban yang dijadwalkan untuk pemeriksaan, akhirnya kembali pulang ke rumahnya. Ilmansyah mengatakan alasan korban mencabut laporan karena korban telah melakukan kesalahan kepada istrinya. 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved