Ramadan 2025
Benarkah Roh Orang Meninggal Akan Datang Saat Bulan Ramadan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad pun memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa tempat orang meninggal hanya ada dua.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Di masyarakat umum, beredar informasi terkait roh orang yang sudah meninggal akan kembali saat bulan Ramadan.
Tentu saja hal itu tidak terbukti hingga saat ini.
Ustaz Abdul Somad pun memberikan penjelasan.
Ia menegaskan bahwa tempat orang meninggal hanya ada dua.
"Roh itu tempatnya ada dua, roh orang yang baik tempatnya di illiyin, roh orang yang jahat tempatnya di Sijjin," kata Ustaz Abdul Somad.
"Ada kemunginan Allah kuasakan roh masuk ke jasad untuk menerima rahmat ataupun azab.
Ada kemungkinan pula Allah menempatkan roh kemanapun dia suka," ujar Ustaz Abdul Somad.
Dia menjelaskan bahwa apabila ingin mengetahui seluk beluk ilmu seputar roh bisa membaca kitab taskirah karya imam Al Kurtubi.
"Apakah mungkin roh orang yang sudah meninggal itu pulang ke rumah? Bisa saja jika kalau Allah kuasa," bebernya.
Namun, menurut sapaan UAS tersebut bahwa tidak ada dalil yang spesifik yang menegaskan bahwa roh orang yang sudah meninggal akan pulang ke rumah di hari ataupun bulan tertentu misalnya bulan Ramadan.
"Oleh sebab itu maka jangan percaya kalau ada orang yang mengaku-ngaku melihat ini, itu," imbuhnya.
Sambut Bulan Ramadan dengan Hal Ini
Siapkan hal ini saat menyambut puasa Ramadan 1446 Hijriah.
Keutamaan berpuasa Ramadan sangat luar biasa.
"Barangsiapa berpuasa Ramadan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim No. 860).
Namun seblum Ramadan tiba, ada hal yang harus dipersiapkan umat muslim.
Ulama Buya Yahya menjelaskan perihal persiapan umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Berikut penjelasannya sebagaimana dikutip oleh Bangkapos.com di kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 4 April 2021 lalu.
"Pertama yang harus kita lakukan bukan amal dzahir tapi amal qolbi, amal kan ada amal jawarih, ada amal anggota tubuh," kata Buya Yahya.
Amal anggota tubuh disini seperti jidat yang digunakan untuk sujud dan lisan untuk membaca Al-Qur'an.
Baca juga: Olly Dondokambey Sampaikan Pesan Menyentuh Saat Ibadah Awal Tahun Forum Komunikasi PKB PGI
Baca juga: Lirik Lagu The Prayer - Nikita dan Wawan Yap
Ini disebut dengan amal Dzahir atau yang nampak, sedangkan amal batin adalah amalan yang tidak nampak.
"Jadi pertama kali yang harus Anda lakukan adalah amal batin, Anda korek-korek hati Anda ini sejauh mana rindu kepada Ramadan," sebut Buya Yahya.
Tak hanya itu, otak juga harus diolah untuk memperhatikan dan mencermati sejauh mana memahami tentang keagungan Ramadan dan kemuliaan Ramadan.
"Ini Anda pahami dulu, baru anda rasakan dalam hati.
Jadi langkah pertama yang harus dilakukan adalah menumbuhsuburkan kerinduan di hati Anda untuk bisa menghidupkan Ramadan dengan ibadah," jelas Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan makna memuliakan dan menyambut Ramadan tidak hanya di lisan, tetapi dengan cara memenuhi hak-hak Ramadan.
Ibarat menghormati tamu dengan cara memenuhi hak-hak tamu seperti menyambutnyadipersilahkan duduk di tempat yang layak.
Lalu disiapkan makanan dan minuman, mengajak ngobrol serta memperlihatkan suasana hati yang senang.
"Itu jika menyambut manusia, begitu juga menyambut bulan Ramadan, jangan hanya sekedar Ramadan Mubarak dan Marhaban Ya Ramadan.
Membuat macam-macam cerita tentang Ramadan tetapi disaat Ramadan masuk tidak memberikan hak-haknya.
Mana tarawih, mana puasa, mana Al-Qur'an, mana khusyuk, ini itu," imbuh Buya Yahya.
Ini semua ada hubungannya dengan memantapkan hati disaat menghadap Ramadan.
Sehingga bukan hanya sekedar momen untuk eksis di media sosial dengan membuat tulisan atau video tentang Ramadan.
"Bukan itu, pastikan di Ramadan aku harus membuat perubahan, dan itu akan terjadi jika kita siapkan dengan menanamkan kerinduan yang sesungguhnya kepada Ramadan," kata Buya Yahya.
Setelah tertanam di hati, selanjutnya merencanakan langkah-langkah untuk menyambut Ramadan.
Adapun yang dimaksud Buya Yahya seperti shalat tarawih, puasa, dan membaca Al-Qur'an.
Buya Yahya menyebutkan bulan Ramadan bukan momen untuk mencari dunia, melainkan momen untuk mendapatkan akhirat.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Apakah Roh Orang yang Sudah Meninggal Memang Datang saat Ramadan? Begini Kata Ustaz Abdul Somad.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| 50 Ucapan Perayaan Idulfitri 2025 yang Penuh Makna dan Berkesan untuk Sahabat |
|
|---|
| Daftar 40 Balasan Ucapan Selamat Idul Fitri yang Hangat dan Berkesan |
|
|---|
| Berikut 3 Langkah Membayar Fidyah, Simak Juga Besarannya |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa 30 Ramadan 1446 H di Bitung, Sulawesi Utara |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa 30 Ramadan 1446 H di Manado, Sulawesi Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dsidsjfifdvhghfbf.jpg)