Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan di Jalan Adipura

Kenangan Warga tentang Arfan Latief Korban Lakalantas di Manado: Sosok yang Selalu Siap Membantu

Korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Adipura, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, akan dimakamkan pada Rabu (15/1/2025) pukul 10.00 Wita.

tribunmanado.co.id/Petrick Sasauw
Korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Adipura, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, akan dimakamkan pada Rabu (15/1/2025) pukul 10.00 Wita besok.  

TRIBUNMANADO.CO.ID – Jenazah Arfan Latief, korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Adipura, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, akan dimakamkan pada Rabu (15/1/2025) pukul 10.00 Wita.

Dari informasi, prosesi pemakaman akan berlangsung di pekuburan Paal Dua.

Para tetangga mengenang Arfan sebagai sosok yang santun, baik, dan ramah. 

Rob, salah satu tetangga, mengatakan almarhum selalu menyapa setiap orang yang ditemui.

“Dia sangat baik kepada semua orang. Kabar ini sangat mengejutkan kami,” ujarnya.

Suasana rumah duka di depan SD GMIM 22 Manado, Jalan Yos Sudarso VII, Paal Dua, Kecamatan Tikala, Manado, Sulawesi Utara.
Suasana rumah duka di depan SD GMIM 22 Manado, Jalan Yos Sudarso VII, Paal Dua, Kecamatan Tikala, Manado, Sulawesi Utara. (tribunmanado.co.id/Petrick Sasauw)

Hal senada disampaikan oleh Hesti, warga lainnya.

Menurutnya, Arfan adalah pribadi yang ringan tangan dan sering membantu jika ada yang membutuhkan.

“Kalau ada yang butuh bantuan, dia selalu siap. Orangnya sangat peduli dengan sesama,” kata Hesti.

jenazah Arfan tiba di rumah duka di Jalan Yos Sudarso VII, Paal Dua, Kecamatan Tikala, Selasa (14/1/2025) malam. 

Kedatangannya disambut tangis keluarga dan kerabat, serta pelayat yang memadati lokasi.

Seorang Muadzin

Suasana di Rumah Duka Arfan Latief, Korban Lakalantas di Jalan Adipura, Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (14/1/2025).
Suasana di Rumah Duka Arfan Latief, Korban Lakalantas di Jalan Adipura, Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (14/1/2025). (tribunmanado.co.id/Petrick Sasauw)

Arfan meninggalkan seorang Istri yang sehari-sehari dipanggil Ibu Ieng dan satu orang anak.

Arfan adalah seorang Muadzin di Masjid Al Fatah Paal 2.

Di lokasi kejadian, terlihat sepeda motor yang dikendarai korban tergeletak di rerumputan dengan bagian depan motor yang hancur.

Sementara itu, mobil Suzuki APV yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kanan.

Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini dan mengidentifikasi lebih lanjut identitas korban. (Pet/Ren)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved