Senin, 18 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Nasional

Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Terkorup oleh OCCRP, Abraham Samad: Harusnya KPK Respon Cepat

Tanggapan mantan Ketua KPK Abraham Samad terhadap Joko Widodo yang masuk nominasi pemimpin terkorup di dunia versi OCCRP.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
HO
Ilustrasi - Abraham Samad, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memberikan tanggapan, terkait Joko Widodo alias Jokowi masuk nominasi salah satu pemimpin terkorup versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Nama mantan Presiden ke-7 Indonesia, yakni Joko Widodo alias Jokowi tengah santer diberitakan. 

Itu setelah dirinya masuk nominasi salah satu pemimpin terkorup versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang merupakan organisasi investigasi terbesar di dunia. 

Abraham Samad, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memberikan tanggapan terkait hal ini. 

Samad menilai bahwa KPK harus segera merespons hal tersebut.

Jika tidak, menurutnya, publik bisa mempercayai anggapan bahwa pimpinan KPK yang saat ini dipimpin oleh Setyo Budiyanto merupakan orang-orang yang memiliki kedekatan dengan Jokowi.

"Seharusnya KPK merespons dengan cepat, karena jika mereka diam dan tidak mengambil tindakan, masyarakat bisa saja percaya bahwa komisioner KPK yang baru ini benar-benar orang-orang dekat Jokowi, seperti yang sudah beredar sebelumnya," jelas Samad dalam wawancaranya dengan Tribunnews pada Rabu (1/1/2025).

Diketahui, dalam daftar OCCRP tersebut, selain Jokowi, terdapat beberapa pemimpin lain yang juga masuk nominasi.

Seperti Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan pengusaha India Gautam Adani.

Proses penentuan finalis dilakukan setelah OCCRP meminta nominasi dari pembaca, jurnalis, juri, dan pihak lainnya yang ada dalam jaringan global organisasi ini.

OCCRP yang bermarkas di Amsterdam, Belanda, mulai mengumpulkan nominasi tersebut melalui Google Form pada Jumat, 22 November 2024. 

Hasilnya, mantan Presiden Suriah, Bashar Al-Assad, terpilih sebagai Person of the Year 2024 untuk kategori kejahatan terorganisir dan korupsi.

Tanggapan Jokowi

Jokowi pun ikut angkat bicara mengenai namanya yang masuk dalam nominasi sebagai pemimpin terkorup versi OCCRP ini.

Ia menantang pihak yang menuduhnya untuk membuktikan tuduhan tersebut.

"Yang dikorupsi apa? Ya dibuktikan, apa," ujar Jokowi dengan tertawa ketika ditemui di kediamannya di Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa (31/12/2024).

Jokowi juga menyinggung banyaknya framing dan fitnah yang ditujukan kepadanya tanpa bukti yang jelas.

"Ya apa, apalagi? Sekarang kan banyak sekali fitnah, banyak framing jahat. Banyak tuduhan-tuduhan tanpa bukti. Itu yang terjadi sekarang," ungkapnya.

Ketika ditanya soal kemungkinan adanya muatan politis dalam isu ini, Jokowi meminta agar pertanyaan itu diajukan langsung kepada pihak yang terlibat dalam OCCRP.

"Ya ditanyakan aja, tanyakan aja. Orang bisa pakai kendaraan apa pun lah. Bisa pakai NGO, bisa pakai partai, bisa pakai ormas untuk menuduh, untuk membuat framing jahat, tuduhan jahat seperti itu," tambah Jokowi.

Tentang OCCRP

OCCRP adalah satu di antara organisasi jurnalisme investigasi terbesar di dunia, yang berkantor pusat di Amsterdam, Belanda dan memiliki staf di enam benua.

 OCCRP singkatan dari Organized Crime and Corruption Reporting Project.

 Mereka adalah organisasi nirlaba yang berorientasi pada misi dan bermitra dengan outlet media lain untuk menerbitkan berita yang mengarah pada tindakan nyata.

Mengutip laman mereka, https://www.occrp.org/en/about-us, OCCRP memiliki divisi yang membantu outlet investigasi di seluruh dunia agar berhasil dan melayani masyarakat.

OCCRP didirikan oleh wartawan investigasi veteran Drew Sullivan dan Paul Radu pada tahun 2007.

OCCRP awalnya digiatkan di Eropa Timur dengan beberapa mitra dan telah berkembang menjadi kekuatan utama dalam jurnalisme investigasi kolaboratif, menegakkan standar tertinggi untuk pelaporan kepentingan publik. 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

SUMBER:

 

 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved