Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Pengemudi Tewas, Mobil Tabrak Patung

Terjadi kecelakaan maut di Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada kemarin hari Minggu.

TribunJatim.com/Istimewa
Seorang pengemudi mobil Toyota Avanza bernopol DK 1245 FAI tewas usai menabrak patung Minak Jinggo di Jalan Raya Jurusan Jember, Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (29/12/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada kemarin hari Minggu.

Insiden nahas itu melibatkan kendaraan mobil yang mengalami kecelakaan tungga.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengemudi mobil tewas.

Musibah kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, 2 Pemotor Tewas di Lokasi Kejadian, Motor Tabrak Belakang Truk

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Seorang pengemudi mobil Toyota Avanza bernopol DK 1245 FAI tewas usai menabrak patung Minak Jinggo di Jalan Raya Jurusan Jember, Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (29/12/2024).

Korban adalah IGGA (57), warga Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

IGGA dinyatakan meninggal akibat kecelakaan tunggal itu.

Kanit Gakkum Polresta Banyuwangi, Iptu Heru Slamet Hariyanto menjelaskan, korban mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menabrak patung Minak Jinggo.

Patung ini berada di tengah simpang 3 jalan dan sekaligus berfungsi sebagai penanda.

"Mobil berwarna putih tersebut melaju dari arah timur ke barat.

Sesampainya di TKP di simpang 3 Tugu Minak Jinggo, tiba-tiba menabrak Tugu Minak Jinggo," ujar Heru.

Pengemudi mobil diketahui tewas di lokasi kejadian.

Sementara kendaraannya ringsek cukup parah di bagian depan.

Bangunan patung turut rusak akibat ditabrak.

"Akibat kecelakaan, korban meninggal di TKP (tempat kejadian perkara) karena benturan.

Dugaannya korban mengantuk," lanjut dia.

Heru menjelaskan, kondisi jalur di tempat kecelakaan tergolong berkelok.

Diduga korban tak menguasai kendaraan hingga menabrak patung.

Polisi telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi mata, dan mengamankan barang bukti untuk proses lebih lanjut. 

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunJatim.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di TribunJatim.com

Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved