Hasil Pilkada Riau 2024
Sosok Kepala Daerah Perempuan Terpilih di Riau pada Pilkada 2024
Berikut ini sosok kepala daerah perempuan yang terpilih di Riau beserta harta kekayaannya.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini sosok kepala daerah perempuan yang terpilih di Riau beserta harta kekayaannya.
Ada 4 kepala daerah perempuan terpilih di Riau pada Pilkada 2024.
Terdiri dari Bupati dan Wakil Bupati di wilayah Riau.
Selain itu, data harta kekayaan kepala daerah perempuan terpilih Riau yang dirangkum berdasarkan dari website resmi LHKPN.
Simak Daftar Kepala Daerah Perempuan Terpilih se-Riau:
1. Bupati Kabupaten Bengkalis
Kasmarni
Harta kekayaan Rp 13.414.602.800
2. Bupati Kabupaten Siak
Afni Z
Harta kekayaan Rp 963.900.000
3. Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir
Yuliantini
Harta kekayaan Rp 1.384.783.822
4. Wakil Bupati Kabupaten Kampar
Misharti
Harta kekayaan Rp 20.062.801.076
Cabup Siak Afni Bertemu Abdul Wahid
Calon Bupati Siak dengan perolehan suara terbanyak, Afni Z bertemu dengan Calon Gubernur Riau terpilih Abdul Wahid, Senin (23/12/2024) di Pekanbaru.
Pertemuan ini membahas permasalahan lahan 100 meter kiri kanan di sektor hulu Migas yang masuk Barang Milik Negara (BMN).
“Alhamdulillah, bertemu dengan Gubernur Riau terpilih Bapak Abdul Wahid.
Saya memanggilnya Bang Gub, beliau masih muda,” kata Afni.
Pertemuan itu berlangsung santai tapi membicarakan hal serius.
Santainya terlihat dari Afni dan Wahid sama-sama memakai sendal jepit.
“Bukti seriusnya, turut hadir Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Bapak Hudi Wuryo Diporo, dan Koordinator Humas SKK Migas sumbagut, Bapak Rohadi.
Juga ada Bupati Inhu terpilih Bang Ade, dan ada juga Bang Riki Hariansyah,” kata Afni.
Ia mengatakan, banyak lahan yang dikuasai masyarakat namun masuk ke dalam BMN.
Banyak warga Siak yang terdampak, mulai dari Dayun, Tualang, Minas hingga Kandis. Akibatnya masyarakat tidak memiliki legalitas penguasaan lahan.
“Kalaupun ada sertifikat tidak laku diagunkan ke Bank,” katanya.
Dalam pembicaraan itu, Afni mengatakan, jika kebijakan pemerintah tidak lagi relevan, maka harus ada evaluasi.
Inti dari kebijakan adalah kesejahteraan masyarakat.
“Kalaulah kebijakan justru menyusahkan apalagi sampai memiskinan masyarakat, tentu pemerintah harus berani mengevaluasi kebijakan tersebut,” ujar Afni.
Menurut Afni, kabuapten kota dan provinsi harus bersinergi untuk menyelesaikan permasalahan itu.
Karena dampaknya akan dirasakan oleh rakyat dari Dumai hingga ke Siak.
Sementara itu, Abdul Wahid juga menyampaikan hal yang sama.
Ia ingin kabupaten kota se-Riau duduk bersama untuk menyatukan persepsi sehingga permasalahan dapat diselesaikan.
“Nanti kalau sudah resmi, kami akan bersama-sama berjuang dengan seluruh Kepala Daerah se-Riau, harus sejalan dan kompak untuk membangun Riau," kata Abdul Wahid.
Dalam pertemuan itu, pihak SKK Migas yang hadir sempat menjelaskan histori kebijakan tersebut. Termasuk soal tahapan solusi yang bisa dilakukan.
“InsyaAllah persoalan ini akan jadi salah satu prioritas utama begitu nanti kami resmi menjabat, tidak hanya masalah 100 meter kanan kiri jalan, kita bersepakat saling tolong menolong, dukung mendukung dan saling berkolaborasi untuk urusan pinjam pakai kawasan,” ujarnya.
“Tujuannya agar bisa dibangunkan akses jalan dan infrastruktur dasar yang menjadi hak rakyat Siak, baik di luar maupun di dalam kawasan hutan,” katanya.
Ia juga takjub melihat ambisi Afni untuk mengantarkan pembangunan sampai ke pelosok kampung seperti Mandiangin, Rantau Bertuah, Meredan Barat, Kemuning, Garut, dan lain sebagainya.
Sosok Yuliantini
Yuliantini tentu sudah tidak asing bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Pasalnya, Yuliantini sebelumnya merupakan Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir selama empat periode sejak 2004.
Perjuangan Yuliantini hingga menjadi Wakil Bupati Indragiri Hilir 2024 tentu tidaklah mudah dan sebentar.
Yuliantini mengawali kariernya sebelum di politik, dengan menjadi akunting di PT Dwi Marta pada tahun 1992.
Setelah itu, Yuliantini juga sempat menduduki jabatan Skretaris CV Dwi Putri Wulia di tahun 2002.
Hingga akhirnya Yuliantini memilih untuk terjun di dunia politik dengan bergabung Partai Golkar.
Keberuntungan langsung menghampiri Yuliantini selama menekuni bidang politik.
(TribunManado.co.id)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
WA TribunManado.co.id : KLIK
Tayang di TribunPekanbaru.com, TribunBatam.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Sosok-Kepala-Daerah-Perempuan-Terpilih-di-Riau-pada-Pilkada-2024.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.