Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Patung Sam Ratulangi Berdiri Gagah di Bandara Internasional Manado

Patung Pahlawan Nasional Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau Sam Ratulangi berdiri gagah di depan Bandara Internasional Samrat Manado. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Fernando Lumowa/Tribun Manado
Patung Sam Ratulangi berdiri gagah di gerbang Bandara Internasional Samrat Manado. 

TRIBUNMANDO.CO.ID - Patung Pahlawan Nasional Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau Sam Ratulangi berdiri gagah di depan Bandara Internasional Samrat Manado

Patung itu dipindahkan dari pusat kota, persimpangan Jalan Samrat dan Jalan Bethesda Manado belum lama ini. 

Pantauan Tribun, pekerjaan pemindahan, pendirian patung selesai dikerjakan. Patung berdiri di atas pijakan baru, lengkap dengan taman mini di bagian bawahnya. 

Patung ini tampah berdiri di atas lapan  nama bertuliskan Sam Ratulangi International Airports. 

Patung Sam Ratulangi menghadap Jalan AA Maramis. Seolah menyambut semua pengunjung Bandara Samrat Manado

Sebuah plang proyek masih terpasang di sisi kanan patung. Proyek penindahan patung itu dikerjakan CV Narwastu dengan masa kerja 70 hari sejak 17 Oktober 2024.

Pemerintah Kota Manado yang memutuskan pemindahan patung itu mengucurkan anggaran tidak kurang dari Rp 1,4 miliar. 

Keberadaan patung Sam Ratulangi di depan bandara mendapat apresiasi warga Kota Manado

Charles Brando, warga Malalayang Manado menilai dengan adanya patung memperkuat imej Bandara sebagai gerbang Sulawesi Utara

"Kalau dilihat kan di kota-kota lain, bandara ada patung pahlawannya. Itu memperkuat citra daerah. Orang luar juga akan terkesan," kata Brando, Sabtu (21/12/2024). 

Katanya pula, dengan adanya patung Sam Ratulangi, memperkuat nilai estetik Bandara Sam Ratulangi. "Nilai dari falsafah Si Tou Timou Tou juga semakin kuat berkat adanya patung ini," jelasnya. 

Sebelumnya GM PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Samrat Manado, Maya Damayanti mengatakan, pihaknya menerima hibah patung itu dari Pemkot Manado

"Tentu ini akan memperkuat citra dan nama Bandara Sam Ratulangi sebagai gerbang Sulawesi Utara," jelasnya. 

Sebelumnya, pemindahan patung ini sempat dipolemikkan. Terjadi pro kontra di antara elemen masyarakat. 

Akademisi Unsrat, Moody Rondonuwu mengungkapkan, polemik muncul karena tidak berjalannya komunikasi efektif oleh Pemkot Manado.

"Kalau saja ada sosialisasi dan komunikasi, tentu tidak akan viral," kata Rondonuwu.(ndo) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved