Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hasil Pilkada Jawa Barat 2024

Daftar Kepala Daerah Perempuan Terpilih di Jawa Barat pada Pilkada 2024

Berikut ini daftar nama kepala daerah perempuan yang terpilih di Jawa Barat (Jabar) beserta harta kekayaannya.

Tribun Manado
Daftar Kepala Daerah Perempuan Terpilih di Jawa Barat pada Pilkada 2024 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini daftar nama kepala daerah perempuan yang terpilih di Jawa Barat (Jabar) beserta harta kekayaannya.

Ada 4 kepala daerah perempuan terpilih di Jawa Barat pada Pilkada 2024.

Terdiri dari Wakil Bupati, wakil wali kota dan Bupati di wilayah Jabar.

Selain itu, data harta kekayaan kepala daerah perempuan terpilih Jawa Barat yang dirangkum berdasarkan dari website resmi LHKPN.

Simak Daftar Kepala Daerah Perempuan Terpilih se-Jawa Barat:

1. Wakil Bupati Kabupaten Garut

Luthfianisa Putri Karlina

Harta kekayaan Rp 6.486.024.293

2. Wakil Wali Kota Cirebon

Siti Farida Rosmawati

Harta kekayaan Rp 48.608.739.569

3. Wakil Bupati Kabupaten Kuningan

Tuti Andriani

Harta kekayaan Rp 4.262.773.483

4. Bupati Kabupaten Pangandaran

Citra Pitriyami

Harta kekayaan Rp 899.848.734

Sosok Siti Farida Rosmawati

Siti Farida Rosmawati, berbagi cerita tentang perjalanan hidupnya sebagai pengusaha sukses selama 30 tahun sebelum memutuskan terjun ke dunia politik.

Farida kini sebagai Wakil Wali Kota Cirebon, berpasangan dengan Effendi Edo dalam Pilkada Kota Cirebon 2024.

Dalam podcast bersama Tribuncirebon.com, Siti Farida Rosmawati mengungkapkan bahwa keputusannya untuk masuk ke dunia politik tidak terlepas dari niatnya untuk terus berbuat kebaikan dan menjadikannya sebagai ibadah.

"Alhamdulillah, saya memang memiliki latar belakang pengusaha dan juga sosial."

"Saya menjalankan suatu bidang usaha yaitu barang dan jasa bareng dengan suami sudah berjalan kurang lebih 30 tahun. Di berbagai kota usaha itu ada," ujar Siti Farida Rosmawati, baru-baru ini.

Selain aktif dalam dunia bisnis, Farida juga dikenal karena kegiatan sosialnya.

Ia mengaku menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu sesama.

"Untuk sosialnya, seperti yang sudah dianjurkan kepada sesama umat muslim, di mana saya menyisihkan banyak rezekinya dari pendapatan sebanyak 5 persen."

"Semua pendapatan yang terkumpul alhamdulillah bisa diserahkan kepada yang berhak, seperti rutilahu, mendirikan musala-musala, memberikan sumbangsih kepada guru ngaji juga saya lakukan," ucap Paslon yang berpasangan dengan Effendi Edo itu.

Farida menuturkan, bahwa ia telah menyediakan sejumlah mobil ambulans di beberapa perumahan warga, untuk memfasilitasi warga yang membutuhkan. 

Baginya, semua yang dilakukan selama ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

"Sekarang itu terkait usaha saya sudah selesai dengan diri saya."

"Oleh karena itu, dengan izin suami, anak dan insya Allah ridho Allah saya akhirnya terjun ke dunia politik yang mana tujuannya untuk kebaikan dan ibadah," jelas calon wakil wali kota nomor urut 3 ini.

Selama masa kampanye, Farida aktif menyapa warga di sejumlah lokasi dan menyatakan masih banyak warga yang membutuhkan bantuan, terutama dalam hal perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

"Selama masa kampanye dengan menyapa warga-warga di sejumlah lokasi, masih ada 1.200 KK kurang lebih yang masih membutuhkan bantuan, terutama rutilahu."

"Saya sendiri selama ini sudah melakukan (membantu warga rutilahu), ada dua titik yang betul-betul saya prioritaskan untuk dibantu, karena kondisinya beralaskan tanah dan beratapkan langit," katanya.

Selain fokus pada masalah sosial, ia juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk menangani masalah kesehatan, salah satunya adalah upaya menurunkan angka stunting di Kota Cirebon.

"Alhamdulillah saya juga sudah bekerjasama dengan salah satu dokter di Kota Cirebon, kebetulan beliau satu visi misi dengan saya untuk sama-sama menurunkan angka stunting di Kota Cirebon."

"Beliau (dr Doddy Ketua PPP Kota Cirebon) yang memeriksanya, saya yang memberikan programnya," ujarnya.

Pasangan Effendi Edo-Siti Farida Rosmawati merupakan pasangan nomor urut 3 dalam Pilkada Kota Cirebon 2024.

Mereka diusung oleh Partai Golkar, PKB, PPP, dan Demokrat. 

Selain pasangan Edo-Farida, Pilkada tahun ini juga diikuti oleh pasangan nomor urut 1, Dani Mardani-Fitria Pamungkaswati dari PDIP dan PAN, serta pasangan nomor urut 2, Eti Herawati-Suhendrik yang didukung oleh koalisi 11 partai, termasuk NasDem, Gerindra, PKS dan Hanura.

Sosok Citra Pitriyami

Citra Pitriyami adalah kader PDI Perjuangan yang sempat menjadi anggota DPRD Kabupaten Pangandaran periode 2019-2024.

Kakak kandung Cakra Khan ini memiliki nama lengkap Hj. Citra Pitriyami, S.H yang lahir di Ciamis pada 12 Juli 1983.

Citra berdomisili di Dusun Karangbenda RT 03/01, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi. 

Pada tahun 1995, Citra lulus pendidikan di SD Negeri Karangbenda, SMP Negeri 1 Parigi lulus 1998 dan SMA Negeri 1 Parigi 2001. 

Kemudian dia melanjutkan jenjang pendidikan mengambil S1 Hukum di Universitas Jenderal Soedirman dan lulus pada 2006. 

Setelah lulus sebagai sarjana, Citra bekerja di Swasta Manajemen sebagai Manajer selama periode 2010-2015. 

Pada Pileg 2019, dia terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dan Pileg 2024 kembali terpilih dengan perolehan suara sebanyak 7.747 pemilih. 

Namun kini, Citra akan mengundurkan diri pada 15 September 2024 karena mengikuti kontestasi Pilkada 2024 sebagai calon Bupati.

(TribunManado.co.id)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WA TribunManado.co.id : KLIK

Diolah dari TribunCirebon.comTribunNewsmaker.com

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved