Daging Babi di Sulut
Keluhan Pedagang Daging Babi di Minahasa Utara: Tak Pernah Dapat Bagian dari Pemprov
Pedagang daging babi di Pasar Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara mengeluh kepada Pemprov Sulut.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Padagang daging babi di Pasar Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara mengeluh karena tidak pernah dapat bagian suplai daging babi dari Pemprov Sulut.
Diketahui, Pemprov Sulut sudah beberapa kali mendatangkan ratusan ekor babi dari luar daerah.
Meski begitu, para pedagang di Pasar Airmadidi mengaku tidak pernah kebagian.
"Kami tidak pernah mendapat bagian dari Pemprov Sulut," turut Grace Kadengkian salah satu pedagang daging babi di Pasar Airmadidi, Selasa (10/12/2024).
Menurutnya, mungkin saja ada yang dapat, tapi diduga bisa saja mereka yang dapat itu justru pihak ketiga.
Walhasil para pedagang kecil seperti dirinya tidak kebagian.
Grace berharap Pemprov Sulut agar mendatangkan bantuan babi kecil, bukan besar.
Pasalnya, kalau babi yang didatangkan sudah besar bisa saja ada mafia-mafia yang membelinya.
"Tapi kalau kami pedagang mendapat babi kecil, bisa kami ternak. Kalau sudah besar baru dijual," terang dia.
Sementara itu, pantauan tribunmanado, harga daging babi masih tinggi di Pasar Airmadidi.
Daging babi per kilogram Rp 140 ribu, kalau daging lapis Rp 150 Ribu per kilogram.
Sementara untuk tulang, dijual Rp 110 per kilogram.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>
Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>
Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>>
| DPC PDIP Manado Rayakan Hari Kartini Dengan Salurkan Bantuan Pangan |
|
|---|
| Lirik Lagu Lelaki Tidak Bercerita - Indro Tanjung |
|
|---|
| Warung di Manado Tak Lagi Jual MinyaKita, Pedagang Ngaku Sulit Didapat |
|
|---|
| Akademisi Unika De La Salle Manado Soroti Dampak Kenaikan LPG: Tekan Daya Beli hingga Picu Inflasi |
|
|---|
| Stok MinyaKita di Warung dan Supermarket di Manado Kerap Kosong, Warga Pilih ke Pasar Tradisional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Suasana-di-lapak-pedagang-daging-babi-di-Pasar-Airmadidilo0.jpg)