Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Suami Istri Tewas di Lokasi Kejadian, Mobil Tabrak 3 Kendaraan dan Hantam Warung

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Kedungdoro, Surabaya, Jawa Timur pada kemarin hari Jumat dini hari.

Surya.co.id
Saat peti mati jenazah korban Innova maut tiba di rumah duka Jalan Kapas Madya, Kapas Madya Baru, Tambaksari, Surabaya, Jumat (1/11/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Kedungdoro, Surabaya, Jawa Timur pada kemarin hari Jumat dini hari.

Insiden nahas itu melibatkan kendaraan mobil yang menabrak korban.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan suami istri tewas di lokasi kejadian.

Musibah kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, 1 Orang Tewas di Lokasi Kejadian Seusai Ditabrak Truk

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Pasangan suami istri (Pasutri) meninggal dunia saat makan di warung, di pinggir Jalan Kedungdoro, Surabaya.

Pasutri tersebut, diseruduk mobil Toyota Innova pada Jumat (1/11/2024) dini hari.

Nama mereka, Soegiono (53) dan Sri Ariani (48) warga tinggal di Jalan Kapas Madya, Tambaksari, Surabaya

Pasutri itu meninggalkan tiga orang anak, yang bahkan beberapa di antaranya masih bersekolah, yakni RO (24), PT (14) dan LO (13).

Isak tangis ketiga anak korban pecah, seiring peti jenazah berwarna cokelat dan putih dikeluarkan dari dua mobil ambulans yang berbeda, pukul 14.30 WIB.

Setelah rampung disemayamkan di dalam rumah duka.

Kemudian, pukul 16.00 WIB, jenazah dimakamkan di kompleks tempat pemakaman umum (TPU) Rangkah Gang VII, Tambaksari, Surabaya.

Menurut tetangga korban, Andi Sulistyono, kedua pasutri itu menjadi korban kecelakaan setelah berbelanja jajanan ringan di kawasan Pasar Kembang, Sawahan, Surabaya.

Jajanan tersebut, merupakan pesanan dari salah satu anaknya yang masih SMP, untuk keperluan acara di sekolah pada pagi hari ini.

Rampung membeli jajanan pesanan sang anak, mereka kembali pulang.

Namun, cuaca dini hari itu tidak sedang bersahabat, karena hujan yang datang tiba-tiba. 

Sebelum terlanjur basah kuyup, mereka memutuskan untuk menepi di sebuah warung makan pinggir jalan, sembari berteduh dari hujan.

Setelah rampung, menandaskan makanan, keduanya bermaksud kembali melanjutkan perjalanan untuk pulang.

Nahas, mereka malah tergencet bodi mobil Honda Jazz milik pengunjung warung yang terparkir, karena diseruduk Mobil Honda Innova yang dikemudikan oleh MAAR (22) berpenumpang empat orang.

"Mereka berdua meninggal di tempat kejadian.

Sangat mendadak dan membuat kami semua terkejut," ujarnya saat ditemui awak media di rumah duka. 

Mengenai sosok dari kedua pasutri tersebut, Andi mengungkapkan, keduanya merupakan pribadi yang baik dan ramah di mata para tetangga sekitar rumah. 

"Bapak (korban meninggal dunia usai kecelakaan) itu orangnya baik, suka menyapa tetangga," pungkasnya. 

Sementara itu, salah satu anak korban, RO tak menampik bahwa kedua orang tuanya meninggal dunia tertabrak kendaraan saat sedang berteduh di warung makan tersebut. 

"Iya kejadian tadi, saat kondisinya hujan," ujar RO. 

Di lain sisi, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi menerangkan, kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan penabrak Mobil Toyota Innova bernopol W 1168 CQ.

Kecelakaan tersebut, terjadi sekitar 04.15 WIB.

Kronologinya, mobil Toyota Innova berjalan dari arah selatan arah Sawahan ke utara Bubutan, diduga kuat pengemudi kehilangan konsentrasi pada saat bermanuver berbelok secara cepat ke sisi kanan jalan.

Akibatnya, laju mobil melawan arus ruas jalan tersebut, dan menabrak dua mobil dan satu motor milik pengunjung warung makan kaki lima yang terparkir di bahu jalan, tepat depan warung makan tersebut.

Yakni, mobil Honda Jazz P 1766 WD, mobil Mitsubishi Pajero W 1909 XK dan motor Honda Beat L 6931 TD. 

Benturan yang kuat, lanjut Suryadi, juga membuat bodi mobil Toyota Innova menabrak para pengunjung yang sedang makan di deretan kursi warung makan kaki lima tersebut.

Saat diselidiki oleh Anggota Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, sopir mobil Toyota Innova tersebut, yakni laki-laki berinisial MAAR (22) warga Kalianget, Sumenep, diketahui mengemudikan mobil tanpa memiliki SIM dan STNK.

Mengenai penyebab sopir mobil Innova yang kehilangan konsentrasi dan kendali laju mobilnya, karena diduga terindikasi mengonsumsi minuman keras atau zat adiktif lainnya.

Suryadi mengatakan, pihaknya masih mendalami kemungkinan tersebut yakni dengan melakukan pengujian sampel darah dari si sopir mobil Toyota Innova tersebut ke Laboratorium RS Bhayangkara Surabaya.

"Diperiksakan darahnya ke RS Bhayangkara dulu (tes darah)," ujarnya. 

Berikut daftar nama korban tewas dan luka dalam insiden kecelakaan Innova Maut  di Surabaya:

1. Pengemudi Mobil Innova, berinisial MAAR, mengalami luka benjol pada kepala sehingga harus menjalani rawat jalan.

2. Pengemudi Mobil Honda Jazz, berinisial ENH, mengalami luka lecet pada tangan dan kaki (pengunjung warung).

3. Penumpang Mobil Honda Jazz, berinisial SM, mengalami luka robek kepala. Korban dirawat di RS William Both Surabaya (pengunjung warung).

4. Pengemudi Mobil Mitsubishi Pajero, berinisial BO, mengalami luka patah gigi, dan leher nyeri, sehingga dirawat di RS William Both Surabaya (pengunjung warung).

5. Pemilik Warung, berinisial SS, mengalami luka robek pada kepala, sehingga dirawat di RS William Both Surabaya (pengunjung warung).

6. Pengendara sepeda Motor Honda Beat, berinisial SO. Kondisi meninggal dunia di lokasi (pengunjung warung).

7. Penumpang sepeda Motor Honda Beat, berinisial SA. Kondisi Meninggal dunia di lokasi, (pengunjung warung).

"Visum Korban di RSUD dr Seotomo dan RS William Both Surabaya.

2 korban meninggal dunia, dan 4 lainnya terluka," pungkas Suryadi.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(Surya.co.id)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

tayang di Surya.co.id

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved