Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Hari Ini, 1 Orang Tewas, Mobil Tabrak Pejalan dan Jembatan Lalu Terbalik

Terjadi kecelakaan maut di Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada hari ini Minggu pagi.

TRIBUNBANYUMAS/DOK SATLANTAS POLRESTA BANYUMAS
Kondisi mobil yang terbalik seusai kecelakaan tunggal di jalan raya Patikraja-Purwokerto, Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (3/11/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada hari ini Minggu pagi.

Insiden nahas kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil yang menabrak korban.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pejalan kaki tewas.

Musibah kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Pasangan Suami Istri Tewas di Lokasi Kejadian, Mobil Tabrak 2 Motor

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Kronologi Kecelakaan

Dartem (59), warga Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), tewas setelah tertabrak mobil yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Patikraja-Purwokerto, Minggu (3/11/2024).

Dahsyatnya kecelakaan membuat kendaraan tersebut sampai terbalik setelah menabrak Dartem dan jembatan.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas Iptu Susanto mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Menurutnya, kecelakaan bermula saat mobil Honda Mobilio bernomor polisi (nopol) B 1206 GY melaju dari arah selatan ke utara, dalam kecepatan sedang.

Saat kecelakaan, mobil dikendarai TA (20), warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara), diduga (pengemudi) kurang konsentrasi sehingga mobil tiba-tiba oleng arah kanan, menabrak pejalan kaki yang berdiri di badan jalan sebelah timur."

"Mobil kemudian menabrak jembatan dan terjadilah kecelakaan lalu lintas," jelas Iptu Susanto, Minggu.

Pejalan kaki yang merupakan Dartem itu kemudian terpental hingga masuk sungai irigasi dan mengalami luka berat di bagian kepala. 

Menurut Susanto, Dartem langsung dilarikan ke RS DKT Purwokerto untuk mendapatkan perawatan namun nyawanya tidak tertolong.

Hasil pemeriksaan, Dartem mengalami fraktur atau patah tulang tengkorak, cedera kepala berat hingga mengeluarkan darah dari hidung dan mulut.

Kondisi Sopir dan Penumpang

Sementara, sopir berinisial TA, mengalami luka di bagian siku dan hanya perlu menjalani rawat jalan. 

Saat kejadian, mobil tersebut membawa tiga penumpang, masing-masing berinisial C (21), warga Pemalang; MR (20), warga Sumatera Barat; dan SS (21), warga Jakarta Utara.

Ketiganya mengalami luka dan dirawat di RS Dadi Keluarga Purwokerto.

Saat ini, kecelakaan tunggal ini masih dalam penyelidikan kepolisian. 

Polisi masih meminta keterangan dari saksi, termasuk warga yang melihat peristiwa ini.

Terdengar Benturan Keras

Rohmat (58), warga sekitar lokasi kejadian mengatakan, tabrakan menghasilkan suara benturan keras.

Saat kecelakaan terjadi, dia sedang membetulkan kabel di halaman rumah.

"Waktu kejadian, saya sedang membetulkan kabel."

"Itu pukul 8 kurang, tahu-tahu ada suara keras, 'jeder', mobil nabrak, tetapi tidak tahu posisi nabraknya."

"Kronologinya kurang tahu.

Itu yang ketabrak tahu-tahu sudah tergeletak di saluran irigasi, tidak sadar," ungkapnya. 

Meski begitu, Rohmat tidak langsung menolong korban lantaran syok.

Dia tak mengira kecelakaan hebat terjadi di depan mata, bahkan, mobil yang terlibat kecelakaan hingga terbalik.

"Saya kaget dan takut jadi tidak sempat menolong."

"Waktu kejadian sepi dan yang jelas, ya (kecelakaan) tunggal, tidak ada mobil lainnya," katanya.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunBanyumas.com/Permata Putra Sejati)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di TribunBanyumas.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved