Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Advetorial

Hari Listrik Nasional ke-79, Dirut PLN Tegaskan Komitmen Sebagai Fondasi Pembangunan Nasional

PLN menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya Pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 8 persen. 

Editor: Alpen Martinus
HO
Pembangkit listrik Tenaga Air (PLTA) Bengkok yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat menjadi salah satu pembangkit yang berhasil diambil alih oleh Indonesia dari Pemerintah Kolonial Belanda dan masih beroperasi hingga saat ini. PLTA Bengkok memiliki empat unit pembangkit di dua lokasi berbeda. Di lokasi utama PLTA Bengkok, terdapat tiga unit pembangkit dengan kapasitas total 3x1.050 kilowatt (kW), sementara satu unit lainnya adalah PLTA Dago yang memiliki kapasitas 700 KW. Sehingga, total pembangkit ini mampu menghasilkan listrik bersih sebesar 3,85 megawatt (MW). 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Tepat 27 Oktober diperingati sebagai Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79.

Selama 79 tahun juga PT PLN (Persero) telah menerangi masyarakat seantero Indonesia.

Dengan mengusung tema “Energi Baru untuk Indonesia Maju”, perseroan berharap dapat terus berinovasi dalam menyediakan energi bersih secara berkelanjutan demi kemajuan Indonesia.

Baca juga: Sambut HLN Ke-79, Donasi Insan PLN Terangi 3.725 Keluarga se-Indonesia

Petugas PLN melakukan monitoring operasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tonsealama yang berlokasi di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. PLTA Tonsealama termasuk dalam tujuh pembangkit pertama milik perusahaan listrik Hindia Belanda s'Lands Waterkracht Bedriven (LWB) yang dirintis pada tahun 1917 dan berhasil diambil alih oleh Indonesia. PLTA Tonsealama menjadi pembangkit pertama di Indonesia yang menggunakan aliran sungai sebagai sumber energi primernya.
Petugas PLN melakukan monitoring operasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tonsealama yang berlokasi di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. PLTA Tonsealama termasuk dalam tujuh pembangkit pertama milik perusahaan listrik Hindia Belanda s'Lands Waterkracht Bedriven (LWB) yang dirintis pada tahun 1917 dan berhasil diambil alih oleh Indonesia. PLTA Tonsealama menjadi pembangkit pertama di Indonesia yang menggunakan aliran sungai sebagai sumber energi primernya. (HO)

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam upacara peringatan HLN ke-79 dan Hari Sumpah Pemuda pada Senin (28/10) mengatakan, PLN bertekad mewarisi semangat para pemuda untuk all out menjalankan mandat sebagai fondasi pembangunan nasional.

PLN menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya Pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 8 persen. 

"Tugas PLN kini bukan hanya menyediakan listrik andal, tetapi juga menjaga lingkungan, menurunkan emisi gas rumah kaca dan fasilitator kemajuan bangsa Indonesia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat menjadi pembina upacara Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (28/10). Dalam momentum HLN ke-79, Darmawan mengatakan, PLN terus berkomitmen mendukung upaya Pemerintah untik mendorong pertumbuhan Indonesia melalui penyediaan listrik hijau yang andal dan affordable.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat menjadi pembina upacara Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (28/10). Dalam momentum HLN ke-79, Darmawan mengatakan, PLN terus berkomitmen mendukung upaya Pemerintah untik mendorong pertumbuhan Indonesia melalui penyediaan listrik hijau yang andal dan affordable. (HO)

 Melalui listrik hijau yang andal dan merata, PLN berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, menciptakan lapangan kerja, memerangi kelaparan, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Darmawan.

Darmawan menyampaikan, untuk mewujudkan hal tersebut, PLN telah melakukan berbagai tranformasi selama empat tahun terakhir, mulai dari sektor pembangkitan, transmisi, distribusi, sistem keuangan, sistem pengadaan, hingga pelayanan pelanggan.

"PLN telah mengubah proses bisnis yang tadinya lambat dan berbelit, kita ubah menjadi proses bisnis yang simpel, sederhana, cepat, dan trengginas," ujar Darmawan.

PLN menggelar Upacara Peringatan Hari Listrik Nasional ke-79 yang digelar di PLN Kantor Pusat, Jakarta pada Senin (28/10). Mengusung tema
PLN menggelar Upacara Peringatan Hari Listrik Nasional ke-79 yang digelar di PLN Kantor Pusat, Jakarta pada Senin (28/10). Mengusung tema "Energi Baru untuk Indonesia Maju", PLN berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyediakan energi bersih secara berkelanjutan demi kemajuan Indonesia. (HO)

PLN juga berhasil mengkonsolidasi aset-aset yang sebelumnya terpecah menjadi tertata rapi, dalam bentuk holding dan subholding.

 Selain itu, PLN berhasil mengubah cara pandang dari backward looking, menjadi forward looking, dengan melakukan modernisasi dan digitalisasi pembangkitan, transmisi, sistem kontrol, distribusi, layanan pelanggan, sistem keuangan, pengadaan, dan perencanaan.

Darmawan mengatakan, buah dari transformasi ini juga membuat PLN tetap tangguh bahkan bertahan selama pandemi COVID-19.

Saat penjualan menurun, PLN justru berhasil meningkatkan pendapatan listrik dan membukukan keuntungan PLN yang terbesar sepanjang sejarah.

“Empat tahun lalu kita menghadapi Covid-19. Banyak perusahaan-perusahaan besar terpuruk, tetapi PLN mampu bangkit lebih cepat. Ini semua berkat PLN yang terus guyub dan kompak, karena itu adalah modal dasar kita apapun tantangannya,” kata Darmawan.

Darmawan memastikan, PLN juga akan terus mendukung program transisi energi yang telah menjadi isu global. Di tengah perubahan iklim, PLN mengubah strategi dari yang berbasis pengembangan berbahan bakar fosil menjadi pengembangan berbasis energi terbarukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved