Breaking News
Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mitra Sulawesi Utara

Fraksi Golkar dan Demokrat Mitra Sulut Minta Ketua DPRD Segera Lakukan Paripurna Pembentukan AKD 

Belum terlaksananya paripurna kedua Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang sempat terjadi ‘Dead Look’ akibat walk out-nya fraksi PDIP

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
Nielton Durado/Tribun Manado
Fraksi partai Golkar dan Demokrat di DPRD Mitra, Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum terlaksananya paripurna kedua Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang sempat terjadi ‘Dead Look’ akibat walk out-nya fraksi PDIP pada paripurna pertama membuat Fraksi Partai Golkar (FPG) mendesak untuk dilanjutkan.

Hal ini diungkapkan ketua DPD II Partai Golkar Tonny Hendrik Lasut.

Menurutnya, pihaknya sudah menyurat kepada pimpinan DPRD Mitra untuk dilanjutkan agenda Paripurna kedua Pembentukan AKD

Surat tersebut terlampir berdasarkan Nomor : F.GOLKAR/DPRD/MT/A/97/2024.

Namun hingga saat ini belum ada kelanjutannya dan belum ada tanggapan dari Ketua DPRD Mitra dalam hal ini Sophia Atou.

“Kami sudah berusaha untuk segera dilakukan paripurna secepatnya mengingat banyak agenda pembahasan yang akan dilakukan demi rakyat Mitra ini,” ujar Lasut, Selasa 29 Oktober 2024 di kantornya. 

Hal senada juga diungkapkan Ketua Partai Demokrat Mitra Katrien Mokodaser.

Ia mengatakan pihaknya juga sudah mendesak pimpinan DPRD Mitra untuk melanjutkan paripurna pembentukan ADK.

“Kami juga sudah mempertanyakan hal ini seperti dari fraksi partai Golkar kepada pimpinan DPRD tentang kelanjutannya,” kata Mokodaser. 

"Namun sampai saat ini belum ada jawaban," tegas dia. 

Diketahui, bahwa pada Paripurna pertama tanggal 21 Oktober 2024 lalu sempat memanas yang berakibat Fraksi PDIP Walk Out.

Hal ini karena tidak kebagiannya fraksi PDIP dalam pembagian AKD tersebut.

Berbagai alasan dibuat Fraksi PDIP untuk membatalkan agenda paripurna tersebut dengan mengatakan bahwa jumlah anggotanya belum kuorum.

Sementara saat ini Fraksi PDIP hanya berjumlah 10 kursi sementara Fraksi PG dan Fraksi Demokrat juga Fraksi Restorasi Pembangunan Indonesia (Nasdem, PPP dan Gerindra) berjumlah 14 kursi yang setuju untuk dilakukan Paripurna.

Dari hasil konfirmasi media ini kepada Ketua DPRD Sopgia Antou terkait peristiwa tersebut mengatakan, bahwa dirinya hanya menginginkan semua fraksi lengkap baru akan dimulai saat itu.

"Kita tunggu sampai lengkap dulu," tegas dia. (Nie)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved