Minahasa Sulawesi Utara
Benteng Moraya Tondano Sulut Perlu Perhatian, Banyak Sampah dan Ditumbuhi Rumput Liar
Tidak hanya itu, rumput liar juga mulai merambat dan tumbuh di sela-sela tangga serta area sekitar benteng.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Alpen Martinus
Minahasa,TRIBUNMANADO.CO.ID - Benteng Moraya, destinasi wisata yang terletak di Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, perlu perhatian khusus
Meski tempat ini kerap dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara, sampah menjadi permasalahan utama yang terlihat jelas di berbagai sudut lokasi.
Pantauan, Senin 28/10/2024, banyaknya sampah plastik yang mencemari area kolam yang mengelilingi benteng.
Baca juga: Deklarasi Kampanye Damai E2L-HJP di Benteng Moraya Tondano, Ajak Berkampanye Tanpa Hoax
Sampah-sampah seperti botol plastik dan kantong plastik tampak mengapung.
Bahkan ada yang sudah ditumbuhi lumut.
Tidak hanya itu, rumput liar juga mulai merambat dan tumbuh di sela-sela tangga serta area sekitar benteng.
Menambah kesan tidak terawat.
Hal ini tentu menjadi sorotan bagi para pengunjung yang datang untuk menikmati sejarah dan keindahan Benteng Moraya.
Mika, salah satu pengunjung yang ditemui di lokasi, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi benteng.
"Jangan tunggu ada acara baru diurus. Ini seharusnya jadi perhatian karena Benteng Moraya ini kan ikon sejarah dan budaya di Tondano," ujarnya.
Ia juga menyayangkan perilaku pengunjung yang kurang tertib dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya para pengunjung juga harus memahami kondisi tersebut supaya tidak membuang sampah sembarang.
Rivaldi, salah satu pengunjung juga berpendapat serupa.
Ia berharap pihak terkait bisa menyediakan tempat sampah di sekitar lokasi.
"Karena tidak ada, makanya orang buang sampah sembarangan," ujarnya.
Ia katakan Benteng Moraya adalah salah satu simbol sejarah perjuangan rakyat Minahasa dan seharusnya dijaga dengan baik.
Tidak hanya oleh pengelola tetapi juga para wisatawan. (Pet)
| Danau Tondano Disorot: Penelitian Ungkap Kandungan Logam Berat, Ini Penjelasan Akademisi Unsrat |
|
|---|
| Nelayan Desak Pemkab Minahasa Atasi Ikan Sapu-sapu, Usul Dibeli Agar Warga Turun ke Danau |
|
|---|
| Ikan Sapu-sapu Muncul di Danau Tondano Minahasa, Akademisi Ingatkan Dampak Serius |
|
|---|
| Kisah SD Inpres Sinuian Minahasa, Bertahun-tahun Rusak Berat |
|
|---|
| MBG 3B di Desa Sea Minahasa Bantu Cegah Gizi Kurang, Kader Kesehatan Harap Program Terus Berlanjut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Benteng-Moraya-Tondano-dfb-zdb-zxd.jpg)