Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Honda

Tips Honda: Ciri-Ciri Oli Gardan Motor Matic Habis, Waspada Sebelum Terlambat

Oli gardan pada motor matic memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kinerja transmisi atau CVT (Continuously Variable Transmission)

Tayang:
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
IST
Pengguna sepeda motor Honda wajib memperhatikan kondisi kendaraannya. Satu di antaranya ialah keadaan oli gardan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Oli gardan pada motor matic memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kinerja transmisi atau CVT (Continuously Variable Transmission) agar tetap optimal.  

Oli ini berfungsi melumasi komponen-komponen di dalam CVT seperti gear dan bearing, sehingga gesekan dapat berkurang dan usia pakai komponen menjadi lebih panjang. 

Namun, seiring dengan pemakaian, oli gardan akan mengalami degradasi dan lama kelamaan akan habis. 

Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada komponen CVT dan berdampak pada performa motor secara keseluruhan. 

Agar Anda dapat mengantisipasi kerusakan yang lebih parah, berikut adalah beberapa ciri-ciri yang menandakan oli gardan motor matic Anda sudah habis yang dilansir dari laman astra-honda.com : 

1. Suara Bising 

Ciri pertama untuk mengetahui oli gardan motor matic habis adalah adanya suara bising, dari bagian box CVT

Suara seperti berdecit atau berderit, bahkan ada yang sangat berisik sampai terdengar suara “kletek-kletek” saat motor dikendarai. 

Hal ini disebabkan, fungsi oli gardan sebagai penggerak transmisi otomatis sudah tidak kental atau mulai encer. 

Saat daya lumas oli gardan berkurang, secara otomatis gesekan yang terjadi antar komponen transmisi di dalam box gardan tidak terlumasi dengan baik. 

Gesekan antar komponen inilah yang akhirnya memunculkan suara bising.  

Jika diabaikan, dampaknya bisa membuat beberapa komponen pada motor matic seperti gear ratio menjadi rentan aus sehingga usia pakainya pun ikut menurun. 

Akhirnya, biaya perbaikan kendaraan menjadi berkali lipat lebih besar dibandingkan dengan biaya penggantian oli pelumas gardan motor matic

2. Motor Bergetar 

Salah satu ciri lain oli gardan motor matic habis bisa diketahui dengan adanya getaran dari motor, terutama saat akselerasi atau melaju pada kecepatan tertentu. 

Getaran ini disebabkan oleh gesekan yang berlebihan pada komponen CVT akibat kurangnya pelumasan. 

Jika hal ini terjadi, segera cek level oli gardan motor matic Anda apakah masih berada di level aman atau tidak. 

Jika diperlukan, isi kembali atau ganti oli gardan dengan yang baru. Sebab, pada umumnya kondisi motor yang bergetar bisa terjadi karena aktivitas pelumasan yang tidak berjalan secara sempurna.  

Akibatnya, pada saat melewati jalanan tertentu, motor matic Anda akan terasa bergetar. Untuk memastikan, cobalah mengendarai motor matic di jalanan yang menurun.  

3. Performa Motor Semakin Turun 

Akselerasi motor menjadi lebih lambat, tarikan terasa berat, dan kecepatan maksimum berkurang. 

Hal ini terjadi karena komponen CVT tidak bekerja secara optimal akibat kurangnya pelumasan. 

Jika oli gardan tidak segera diganti setelah menunjukkan tanda-tanda habis, maka dapat menyebabkan kerusakan pada komponen CVT

Ridwan Suwandie, Technical Service Dept. Head PT Daya Adicipta Wisesa (DAW), Main Diler Sepeda Motor Honda di Sulutgomalut mengatakan, jika merasakan gejala tersebut namun kurang yakin, sebaiknya bawalah sepeda motor ke bengkel AHASS untuk dilakukan pengecekan oleh teknisi.

"Teknisi AHASS akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sehingga dapat menjaga performa sepeda motor tetap optimal," kata Ridwan, Selasa (22/10/2024)

Selain itu, konsumen dapat menggunakan booking service untuk layanan bebas antri servis di AHASS. (ndo) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved