Kamis, 21 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 1 Orang Tewas, Tabrakan Beruntun 4 Kendaraan Berawal Mobil Rem Mendadak

Terjadi kecelakaan maut di Dusun Blimbing, Desa Eromoko, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah pada kemarin hari Senin.

Tayang:
Dok. Polres Wonogiri
Tim Satlantas Polres Wonogiri melakukan olah TKP di lokasi kejadian kecelakaan beruntun yang menyebabkan satu orang tewas dan satu terluka di ruas jalan Pracimantoro-Wonogiri, Dusun Blimbing, Desa Eromoko, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (14/10/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Dusun Blimbing, Desa Eromoko, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah pada kemarin hari Senin.

Insiden nahas itu melibatkan 3 kendaraan mobil dan 1 motor.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 1 orang tewas.

Musibah kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Perempuan Tewas, Truk Tabrak 2 Motor

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Satu orang dilaporkan tewas dan satu lainnya mengalami luka-luka setelah kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga mobil dan satu sepeda motor di ruas jalan raya Pracimantoro-Wonogiri, tepatnya di Dusun Blimbing, Desa Eromoko, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (14/10/2024).

Kecelakaan maut ini dipicu oleh salah satu mobil yang mengerem mendadak, sehingga menyebabkan tabrakan beruntun.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo mengatakan bahwa korban meninggal dan korban luka merupakan pengemudi dan pembonceng sepeda motor.

“Pengemudinya meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit,” ungkap Anom, Senin.

Empat kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi (nopol) AD 1179 HB yang dikemudikan oleh Dwi Oegi (34), warga Kota Solo.

Kemudian mobil Honda Brio nopol AB 1422 QN yang dikemudikan oleh Ibnu Prasetyo (27) asal Pracimantoro.

Selanjutnya mobil Innova nopol AD 1164 YG yang dikendarai oleh Adhi Kristanto (47), warga Kecamatan Giritontro.

Serta satu sepeda motor Honda Verza R 3421 MG yang dikendarai oleh Dwi Suprastiyo (23) asal Semarang, yang berboncengan dengan Desi Wahyu Dwi Soviyan (28) dari Kabupaten Pacitan.

Anom menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat keempat kendaraan tersebut melaju dari arah Eromoko menuju Wuryantoro.

Mobil Daihatsu Grandmax berada di posisi terdepan, diikuti oleh Honda Brio, Toyota Inova, dan sepeda motor Honda Verza di bagian belakang.

“Sesampainya di lokasi kejadian, mobil Daihatsu Grandmax mengerem mendadak dan berhenti secara tiba-tiba di badan jalan.

Akibatnya, mobil Honda Brio menabrak bagian belakang Grandmax.

Sementara itu, mobil Toyota Inova juga menabrak Honda Brio di depannya, dan sepeda motor Honda Verza menabrak mobil Toyota Inova,” jelas Anom.

Dwi Suprastiyo, pengemudi sepeda motor, terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala.

Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Pembonceng sepeda motor Honda Verza mengalami luka ringan.

Sementara itu, tiga pengemudi mobil dalam keadaan baik,” tambah Anom.

Setelah menerima informasi, tim Satlantas Polres Wonogiri segera melakukan olah tempat kejadian perkara.

Di lokasi, polisi tidak hanya mengevakuasi korban, tetapi juga mengamankan empat kendaraan serta tiga pengemudi mobil untuk dimintai keterangan.

Terhadap kejadian itu, Anom mengimbau pengguna jalan untuk tertib berkendara guna menghindari kecelakaan.

Tak hanya itu, etika berkendara juga diperlukan untuk menghormati, menghargai dan menjaga keselamatan diri dan orang lain.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(Kompas.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved