Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Pengemudi Wanita Tewas, Tabrakan Beruntun 4 Kendaraan

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Lintas Timur, Desa Kiyab Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau pada hari Sabtu.

Istimewa
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lintas Timur Kabupaten Pelalawan pada Sabtu (28/9/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Lintas Timur, Desa Kiyab Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau pada hari Sabtu.

Insiden itu melibatkan empat kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang wanita pengemudi mobil tewas.

Musibah kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Kecepatan Tinggi Lalu Tabrakan dengan Truk

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan pada Sabtu (28/9/2024) lalu. 

Sebanyak 4 unit kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalintim Kilometer 53 Desa Kiyab Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang.

Di antaranya truk Fuso dengan Nomor Polisi (Nopol) BK 8420 DQ Muhammad Iqbal (34), tercatat sebagai warga Kota Tulang Bawang.

Satu unit truk Fuso lainnya yang tidak diketahui identitasnya karena kabur dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kemudian Daihatsu Terios BM 1807 KH dikemudikan Arpilas Maningsi (49) beralamat di Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi dan penumpangnya Yayunadi (50) warga Kota Pekanbaru.

Terakhir Honda Brio BM 1747 CS dikendarai Suci Rahmadani (30), warga Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Seikijang, Pelalawan. 

"Pengemudi Honda Brio atas nama Suci Rahmadani mengalami luka berat akibat terjepit.

Korban meninggal dunia di TKP," kata Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri SIK, Minggu (29/9/2024).

Tabrakan beruntun di Jalintim Kilometer 53 Bandar Seikijang, Pelalawan itu berawal ketika truk Fuso yang dikemudikan Muhammad Iqbal bergerak dari arah Kota Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci.

Setibanya di TKP Laka Lantas, kondisi jalan mendaki dan lurus.

Truk Fuso BK 8420 DQ menabrak mobil truk Fuso yang tidak diketahui identitasnya yang berada di depannya.

Alhasil truk Fuso milik Iqbal bergerak mundur dan menabrak mobil Terios BM 1807 KH milik Arpilas Maningsi yang tepat di belakangnya.

Mobil besar itu terus bergerak mundur dan kembali menabrak mobil Honda Brio yang dikemudikan korban Suci Rahmadani yang posisinya berada di belakang Daihatsu Terios.

Lalu truk Fuso milik Iqbal menyeret mobil perempuan tersebut hingga keluar badan jalan sebelah kanan. 

"Setelah itu truk menimpa mobil korban.

Alhasil korban terjepit dan meninggal dunia di lokasi kejadian," tambah Kapolres Afrizal Asri. 

Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

Sedangkan pengemudi dan penumpang kendaraan lainnya dalam keadaan sehat.

Hanya saja, ketiga mobil yang terlibat kendala beruntun itu mengalami kerusakan yang parah. 

Personil Satuan Lalu Lintas (Satlantas) langsung turun ke TKP setelah mendapatkan laporan.

Polisi melakukan pengaturan lalu lintas agar akses kendaraan tetap lancar.

Kemudian mengevakuasi korban meninggal dunia yang terjepit dan di bawa ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

Selanjutnya seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun dievakuasi dari lokasi kejadian.

Akibat Laka Lantas beruntun ini menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di TribunPekanbaru.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved