Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini BMKG Besok Rabu 18 September 2024, Berikut Wilayah yang Berstatus Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan lebat

Editor: Glendi Manengal
Freepik.com/Tribunnews.com
Ilustrasi hujan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Info peringatan dini cuaca ekstrem untuk besok, Rabu (18/9/2024).

Diketahui sejumlah wilayah di Indonesia dilanda hujan lebat.

Diinfokan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika besok beberapa wilayah potensi dilanda cuaca ekstrem.

Dimana daftar yang berpotensi cuaca ekstrem ada beberapa wilayah.

Yang potensi terjadi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang.

Bagi yang wilayahnya potensi alami cuaca ekstrem diminta untuk waspada.

Dan siapkan hal-hal yang perlu untuk menghadapi cuaca ekstrem.

Terkait hal tersebut berikut ini daftar wilayah potensi alami cuaca ekstrem.

Diinfokan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan lebat yang dapat berdampak di beberapa wilayah Indonesia.

Dari keterangan yang diinfokan BMKG, berdasarkan peta prakiraan berbasis dampak yang dirilis untuk tanggal 18 September 2024, terdapat sejumlah wilayah yang perlu waspada terhadap kemungkinan dampak dari hujan lebat. 

Selanjutnya pihak BMKG masyarakat yang berada di wilayah berpotensi hujan lebat diimbau untuk waspada risiko bencana seperti banjir, tanah longsor, atau pohon tumbang dapat meningkat akibat hujan dengan intensitas tinggi. 

Terkait hal tersebut berikut daftar wilayah status waspada potensi hujan lebat besok, Rabu (18/9):

  • Aceh
  • Papua
  • Sumatera Utara

Diketahui sebelumnya,dalam prospek cuaca sepekan hingga 19 September 2024, saat ini, beberapa wilayah di Indonesia, terutama Sumatra dan Papua, mengalami peningkatan signifikan dalam pembentukan awan hujan.

Dikarenakan hal ini dipicu oleh interaksi berbagai faktor cuaca global dan regional, termasuk aktivitas Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial.

Suhu muka laut yang hangat di sejumlah perairan Indonesia juga berperan penting dalam menambah suplai uap air, yang memperbesar peluang terbentuknya awan hujan, terutama di kawasan pesisir.

Lantas untuk wilayah Indonesia bagian selatan, mulai dari Jawa hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Kalimantan, menghadapi kondisi yang lebih kering dengan minim pembentukan awan hujan.

Dikarenakan untuk penyebab utamanya adalah keberadaan Siklon Tropis Bebinca, yang memengaruhi pola angin di wilayah ini.

 Siklon tersebut menarik massa udara ke pusat sistemnya, mengakibatkan berkurangnya uap air di Kalimantan dan menurunkan potensi hujan di wilayah tersebut.

Potensi Hujan di Berbagai Wilayah

Hujan dengan Intensitas Ringan

Sumatera

Kepulauan Bangka Belitung

Sumatera Selatan

Bengkulu

Lampung

Jawa

Banten

Jawa Tengah

DI Yogyakarta

Jawa Timur

Bali

Kalimantan

Kalimantan Barat

Kalimantan Selatan

Kalimantan Timur

Sulawesi

Gorontalo

Sulawesi Tengah

Sulawesi Tenggara

Hujan dengan Intensitas Sedang

Riau

Jambi

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Utara

Sulawesi Barat

Sulawesi Selatan

Maluku

Papua Barat

Papua

Hujan dengan Intensitas Lebat

Aceh

Sumatera Barat

Kepulauan Riau

Maluku Utara

Hujan dengan Intensitas Sangat Lebat

Sumatera Utara

Hujan dengan Intensitas Ekstrem

NIHIL

Wilayah Waspada Dampak Hujan Lebat

Aceh

Jambi

Kepulauan Riau

Maluku Utara

Riau

Sumatera Barat

Sumatera Utara. (*)

(Sumber Kompas/Tribunwow)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved