Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Tabrakan Beruntun Hingga Sebabkan Motor Terbakar

Terjadi kecelakaan maut di Jembatan Baru Ploso, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, Jawa Timur pada kemarin hari Minggu pagi.

TribunJatim.com/Istimewa
Kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Jembatan Baru Ploso Jombang, Minggu, (15/9/2024) pagi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jembatan Baru Ploso, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, Jawa Timur (Jatim) pada kemarin hari Minggu pagi.

Kecelakaan itu melibatkan 3 kendaraan yakni mobil, motor dan motor roda tiga.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 1 orang tewas.

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Wanita Tewas dan 2 Korban Luka Berat, Truk Mundur Hingga Tabrak Korban

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Insiden kecelakaan beruntun di Jembatan Baru Ploso, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, Jatim.

Peristiwa nahas itu menyebabkan satu orang tewas di tempat pada Minggu (15/9/2024) pagi. 

Kecelakaan beruntun itu melibatkan tiga kendaraan berbeda yakni mobil pikap Daihatsu Grandmax nopol AG 8069 VM yang dikendarai oleh Eko Faturohman (28) warga Nganjuk.

Dua, sepeda motor roda tiga Viar Nopol AG-8780-FE yang dikendarai oleh Saudara Jerry Pujianto (35) warga Tembelang, Jombang.

Selanjutnya, satu sepeda motor Honda Beat Nopol S-4319-OBM yang dikendarai oleh Suwarso (63) warga Kecamatan Kabuh, Jombang.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi.

Didik Eko Wahyudianto (29) mengatakan, kecelakaan bermula ketika mobil pikap Daihatsu Grandmax yang dikendarai oleh Eko melaju dari arah utara menuju selatan.

Saat itu, pikap yang dikemudikan Eko menyalip kendaraan yang ada di depannya.

Lokasinya tepat di atas jembatan baru Ploso.

Ketika itu, Eko mengambil haluan kanan. 

Diduga tidak memperhatikan arah depan saat hendak menyalip, pikap tersebut adu banteng dengan motor roda tiga yang dikendarai oleh Jerry yang kala itu melaju dari arah berlawanan.

"Tabrakan terjadi antara mobil pikap dan motor roda tiga," ucap saksi mata di lokasi. 

Dari keterangan saksi, motor roda tiga saat itu bermuatan jeruk.

Ketika adu moncong terjadi, motor tiga tiga itu ambruk dan sempat terbakar.

Namun, pikap ternyata tetap bertahan namun hilang kendali dan kembali menabrak pengendara sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Suwarso.

Saat itu Suwarso berada tepat di belakang motor roda tiga tersebut. 

"Mobil pikap ini kembali menabrak sepeda motor yang waktu itu sepeda itu ada di belakang motor roda tiga," katanya. 

Kecelakaan beruntun itu menyebabkan ketiga kendaraan mengalami kerusakan serius.

Mobil pikap ringsek di bagian depan.

Sementara motor Honda Beat hancur usai terlibat adu banteng dengan pikap. 

"Motor roda tiga sempat terbakar, sampai ada tim pemadam kebakaran yang datang beberapa menit kemudian di lokasi," ungkapnya. 

Sementara itu menurut keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto, insiden kecelakaan beruntun itu menyebabkan pengendara motor roda tiga meninggal di lokasi kejadian.

"Ada satu pemotor lain mengalami luka-luka yakni pengendara motor Honda Beat, sopir pikap tidak mengalami luka," jelasnya.

Korban kecelakaan kini sudah dievakuasi, dan korban luka ringan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

"Untuk ketiga kendaraan kami bawa ke Mako Satlantas Polres Jombang untuk penyelidikan.

Sopir pikap juga sudah kami amankan untuk mendalami kejadian," pungkasnya. 

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunJatim.com/Anggit Puji Widodo)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di TribunJatim.com

Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved