Selasa, 2 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Wanita Tukang Pijat Tewas, Korban Tabrakan 2 Motor

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Pengging-Peni, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah pada kemarin hari Selasa pagi.

Tayang:
TribunSolo.com/Istimewa
Anggota Satlantas Polres Boyolali melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Pengging-Peni, Kecamatan Banyudono, Selasa (27/8/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Pengging-Peni, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah pada kemarin hari Selasa pagi.

Kecelakaan itu melibatkan 2 kendaraan sepeda motor yang mengalami tabrakan.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang tukang pijat tewas.

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Kecelakaan antara tukang pijat dan seorang pemuda terjadi di jalan Pengging-Peni, Kecamatan Banyudono, Boyolali.

Kejadian ini terjadi pada Selasa (27/8/2024).

Kronologi kecelakaan tersebut terjadi saat korban berbelok di pertigaan.

Korban adalah Sri Lestari (57) warga Kecamatan/Kabupaten Sragen. 

Dia meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. 

Kecelakaan lalu lintas ini pada Selasa (27/8/2024). 

"Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Pandan Arang Boyolali," kata Kanit Gakkum, Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo. 

Budi mengungkapkan kecelakaan ini terjadi sekira pukul 06.50 WIB. 

Bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Karisma AB-4345-PG. 

Saat itu korban melaju dari arah utara jalan kampung. 

Sesampainya di pertigaan, korban belok ke kanan di jalan utama Pengging-Peni. 

Di saat yang bersamaan Rasya Putra Indriyanto (17) yang mengendarai seperda motor Honda GL AD 3244 T melaju dari arah barat (Pengging-Peni). 

Tabrakan kedua kendaraan itu pun tak bisa dihindarkan. 

Akibat kecelakaan itu, Sri Lestari mengalamai luka pada bagian kepala. 

Sementara, Rasya Putra Indriyanto (17) yang merupakan warga Dukuh Bantulan, Desa Jembungan Banyudono mengalami luka pada hidung dan mulut. 

Dia pun kemudian dilarikan ke RS Karima Utama Kartasura.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunSolo.com/Tri Widodo)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di TribunSolo.com

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved