Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut, Pedagang Tahu Tempe Tewas, Tabrakan Beruntun 4 Mobil
Terjadi kecelakaan maut di Fly Over Pasar Natar, Desa Natar Induk, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Lampung pada kemarin hari Sabtu pagi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Fly Over Pasar Natar, Desa Natar Induk, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Lampung pada kemarin hari Sabtu pagi.
Kecelakaan itu melibatkan 4 kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pedagang tahu tempe tewas.
Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.
Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.
Baca juga: Kecelakaan Maut Hari Ini, Anggota Polisi Tewas, Motor Tabrak Pembatas Jalan Ketika Pulang Piket
Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.
Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.
Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Fly Over Pasar Natar, Desa Natar Induk, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Sabtu (27/7/2024), sekitar pukul 04.50 WIB.
Akibatnya satu orang bernama Palu Wiyono (70) tewas akibat luka parah yang dideritanya.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Raden Manggala Agung mengatakan, korban meninggal dunia di rumah sakit.
"Korban meninggal adalah pedagang tahu tempe bernama Palu Wiyono, warga Gunung Sulah, Way Dadi, Bandar Lampung.
Ia mengalami luka berat dan sempat dibawa ke rumah sakit," kata AKP Raden Manggala Agung, Sabtu (27/7/2024).
Namun menurutnya, saat di rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong dan korban akhirnya meninggal dunia.
"Sebelumnya korban masih bisa komunikasi.
Saat di TKP, korban masih mengalami luka berat.
Di perjalanan korban masih sadar," ujarnya.
"Tapi sesampainya di Rumah Sakit Advent, korban meninggal dunia.
Korban mengalami luka kaki kanan patah dan adanya benturan di kepala," tambah Raden.
Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah mobil boks L300 warna merah jambu nomor polisi BE 8742 YA, angkutan kota (angkot) jenis Daihatsu Espas nomor polisi BE 9096 YA, mobil pikap L300 warna hitam dan nomor polisi tidak diketahui, serta angkot Suzuki Carry dengan nomor polisi tidak diketahui.
Untuk mobil boks L300 dikemudikan oleh Diki (20), warga Kedaton, Bandar Lampung.
Sementara angkota jenis Daihatsu Espas dikemudikan oleh Muhi Badri (56), warga Desa Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.
Sedangkan dua pengendara lainnya belum diketahui namanya.
Salah satu saksi, Azis, warga Natar menyebut, mobil boks L300 melaju dengan kecepatan tinggi.
Saat tiba di lokasi kejadian, kata Azis, mobil boks menabrak kendaraan di depannya.
Akibatnya terjadi kecelakaan beruntun.
"Mobil boks warna merah melaju dari arah Bandar Jaya menuju Bandar Lampung dengan kecepatan tinggi.
Terus dia menabrak mobil angkot.
Setelah itu angkot menabrak mobil pikap, dan seterusnya.
Ada satu korban, sepertinya pedagang tahu tempe itu.
Tadi langsung dibawa ke rumah sakit," imbuhnya.
Kronologi Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Raden Manggala Agung mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi di TKP, kecelakaan bermula saat mobil boks L300 warna merah jambu BE 8742 YA melaju dari arah Bandar jaya menuju Bandar Lampung.
Diduga kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.
Kemudian, menurutnya sesampainya di TKP, mobil boks L300 menabrak bagian belakang sebelah kanan angkot jenis Daihatsu Espas BE 9096 YA.
Akibatnya angkot terdorong dan menabrak mobil pikap L300 warna hitam yang ada di depannya.
Setelah itu, mobil pikap L300 menabrak pedagang tahu tempe yang berdiri di belakang angkot jenis Suzuki Carry.
Sehingga, terjadilah laka lantas beruntun tersebut.
AKP Raden juga mengatakan, untuk saat ini pengendara mobil boks L300 yakni Diki (20) masih dalam proses pemeriksaan.
"Untuk sementara pengendara mobil boks masih diperiksa di Polsek Natar dan belum diserahkan ke kami," ujarnya.
10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara
Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.
1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.
5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.
7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
9. Jangan lawan arus.
10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.
(TribunLampung.co.id/dominius desmantri)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya
WA TribunManado.co.id : KLIK
Tayang di TribunLampung.co.id
kecelakaan maut
Pedagang Tahu Tempe Tewas
Tabrakan Beruntun 4 Kendaraan
kecelakaan di Fly Over Pasar Natar
Desa Natar Induk
Kecamatan Natar
Lampung
kecelakaan lalu lintas
kecelakaan
mobil
Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Korban Tertabrak Truk Pengangkut Semen |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Pegawai Minimarket Tewas, Korban Tabrak Truk |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Ibu yang Bonceng 2 Anaknya Tewas, 2 Motor Tertabrak Mobil |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Kakek Pesepeda Tewas Tertabrak Truk, Sopir Terus Melaju Tinggalkan Korban |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Sopir Tewas, Truk Pengangkut Elpiji Tabrak Truk Tronton |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.