Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Hari Ini, Anggota Polisi Tewas, Motor Tabrak Pembatas Jalan Ketika Pulang Piket

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada hari ini Minggu dini hari.

BANJARMASINPOST.CO.ID/RIFKI SOELAIMAN
Kepolisian saat melakukan tahap identifikasi terhadap korban kecelakaan tunggal di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Minggu (28/7/2024) dini hari. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada hari ini Minggu dini hari.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan motor yang mengalami kecelakaan tunggal.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang anggota polisi tewas.

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Seorang anggota kepolisian diduga mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Brigjen H Hasan Basry, tepatnya di depan Gedung Wanita Banjarmasin, Minggu (28/7/2024) sekitar pukul 02.50 Wita.

Diketahui korban yang tewas bernama Muh Ridho Kusnadi anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Banjarmasin Barat.

Hal itu diketahui berdasarkan kartu anggota yang didapat dari korban.

Dari informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal.

Kemudian ada bekas darah di tiang lampu pembatas jalan, dugaannya kepala korban menghantam tiang tersebut.

Korban tewas dengan kondisi bersimbah darah.

Sementara sepeda motornya dengan nopol DA 6417 JIL terpental cukup jauh sekitar 15 meter dari posisi korban.

Tepatnya, korban tergeletak di dekat U-Turn depan Gedung Wanita, sementara sepeda motornya terlempar sampai ke dekat halte di depan gedung STIEI Banjarmasin.

Tak lama kemudian, kepolisian berdatangan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

Namun sayangnya, di lokasi tak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

“Tadi saya diinfokan juga sama ojek online. Katanya ada orang kecelakaan,” ujar Ucul salah seorang warga di lokasi kejadian.

Ia mengaku diminta oleh ojek online tersebut untuk membantu mengevakuasi korban kecelakaan.

“Ojek onlinenya itu juga dikasih tau sama tukang pentol bahwa ada kecelakaan.

Jadi saksi yang melihat kejadian pastinya, tidak ada di sini,” tuturnya.

Saat Ucul mendekati korban, ia mengaku melihat korban dengan posisi tergeletak, bersimbah darah dan sudah tidak bergerak.

“Melihat itu saya tidak berani menyentuhnya.

Tak lama kemudian berdatangan warga lain serta relawan emergency setelah kejadian itu,” tambahnya.

Di lokasi kejadian, kepolisian juga sibuk melakukan tahap pemeriksaan CCTV di sekitar lokasi.

Selain itu, mereka juga memeriksa di sekitar lokasi terkait penyebab kecelakaan tersebut, apakah ada tanda-tanda kerusakan di pembatas jalan akibat hantaman.

Dari pantauan, tak ada sisa pecahan badan atau kaca sepeda motor di sekitar lokasi.

Hanya saja ada goresan panjang yang terlihat di atas aspal, dugaannya akibat gesekan dari sepeda motor yang terpental.

Selain itu, sendal korban juga tergeletak di sekitar lokasi kejadian.

Kronologi kecelakaan

Kepolisian ungkap kronologi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan polisi yang bertugas di Polsek Banjarmasin Barat, Polrestabes Banjarmasin, Polda Kalimantan Selatan, pada Minggu (28/7/2024) dini hari.

Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Edwin Widya Dirotsaha menjelaskan korban bernama Muhammad Ridho Kusnadi itu tewas karena mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Brigjen H Hasan Basry, tepatnya di U-Turn depan gedung wanita.

“Dia baru saja pulang dari piket di KPU.

Ada kemungkinan korban ini dalam keadaan kelelahan,” kata Edwin, Minggu siang.

Dalam perjalanan pulang, polisi yang bertugas di Polsek Banjarmasin Barat itu diduga kehilangan fokus dan mengakibatkan sepeda motor yang dikendarainya menabrak pembatas jalan.

“Dugaannya memang tertabrak pembatas jalan.

Korban tergeletak dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara sepeda motornya terlempar sekitar 10 meter dari posisinya tergeletak,” ungkap Erwin.

Melalui berita sebelumnya, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal.

Kemudian ada bekas darah di tiang lampu pembatas jalan, dugaannya kepala korban menghantam tiang tersebut.

Korban tewas dengan kondisi bersimbah darah.

Sementara sepeda motornya dengan nopol DA 6417 JIL terpental cukup jauh sekitar 15 meter dari posisi korban.

Tepatnya, korban tergeletak di dekat U-Turn depan Gedung Wanita, sementara sepeda motornya terlempar sampai ke dekat halte di depan gedung STIEI Banjarmasin.

Tak lama kemudian, kepolisian berdatangan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

Namun sayangnya, di lokasi tak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di BanjarmasinPost.co.id dan BanjarmasinPost.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved